KAB. CIREBON, (FC).- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cirebon kembali memberlakukan potongan dengan memberikan diskon untuk jenjang pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Cirebon Nomor 8 Tanggal 3 Januari 2023 dan SK Bupati Nomor 733 Tanggal 30 Desember 2022, dalam Pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2023.
“Diberikan insentif percepatan pembayaran Pajak PBB-P2 berupa potongan sebesar 12 persen untuk pembayaran dari tanggal 1 Januari 2023 sampai dengan 31 Maret 2023 dan potongan sebesar 7 persen untuk pembayaran dari tanggal 1 April 2023 sampai dengan 31 Juli 2023,” kata Kabid Pengelolaan Pajak Daerah pada Bapenda Kabupaten Cirebon, Fahmi Sudjati, Senin (14/2).
Selain adanya program potongan dengan jenjang diskon, lanjut Fahmi dalam juga ada penghapusan denda atau sanksi administrasi atas tunggakan Pajak PBB-P2 sampai dengan tahun 2023.
“Pembayaran tarif PBB-P2 masih sama seperti tahun lalu. Meskipun Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) naik. Bagi seluruh masyarakat selaku wajib pajak agar dapat memenuhi kewajiban membayar PBB lebih cepat tanpa harus menunggu masa jatuh tempo,” kata Fahmi.
Menurutnya, untuk pembayaran Pajak PBB-P2 dapat dilakukan melalui link pembayaran Alfamart, Traveloka, Bukalapak, Bank BJB, BJB Digi, Tokopedia, Kantor Pos, OVO, Link Aja, Blibli, Virtual Account, Indomaret, Payment Point di UPT Wilayah Barat, UPT Tengah dan UPT Timur.
“Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang PBB-P2 bisa mengunduh Aplikasi Kanggo Sedulur Pajak (AKANG SURJA) di playstore atau google play,” katanya.
Sampai dengan saat ini, di minggu pertama bulan Februari sudah ada desa yang lunas Pembayaran PBB-P2, yaitu Desa Wiyong Kecamatan Susukan.
“Untuk desa-desa yang lainnya ditunggu, manfaatkan program potongan diskon yang kita berikan,” ungkapnya.
Pada tahun lalu, masih kata Fahmi, capaian target PBB-P2 sebesar Rp59 miliar dan terealisasi Rp67 miliar atau 115 persen. “Tahun ini kita ditargetkan Rp65 miliar. Mudah-mudahan tercapai, bahkan lebih,” pungkasnya. (Ghofar)















































































































Discussion about this post