KOTA CIREBON, (FC).- Beredar video di grup WhatsApp, yang memperlihatkan pengerjaan pengecoran untuk tiang bendera, yang posisinya tepat di tengah-tengah Lapangan Madya Bima.
Caption pada video tersebut “Lapangan bola bima 2 di tengah-tengah lapangannya di pasang tiang bendera di cor. Padahal sudah ada tiang bendera di lintasan lari juga yang sudah di rusak sekarang rusak lagi lapangan bola nya”
Atas hal itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cirebon, Sutikno mengatakan, dibuatnya tiang bendera di tengah-tengah lapangan tersebut, untuk pelaksanaan Upacara Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia, tingkat Kota Cirebon.
“Upacara tingkat Kota Cirebon digelar di Lapangan Madya Kawasan Stadion Bima, tiang bendera yang dibangun bersifat portable, dan akan dibongkar kembali setelah upacara selesai, setelah itu kita rapikan kembali,” ungkap Sutikno, Senin (8/8).
Sutikno beralibi, alasan dibangunnya tiang itu di tengah-tengah lapangan, karena tiang sebelumnya yang berada di pinggir lapangan. Hal ini tidak memenuhi ketentuan Tata Upacara Militer (TUM), sehingga pembawa bendera tidak dapat bermanuver. Jadi dibuatlah tiang yang portabel yang bis dibonngkar lagi usai acara.
“Sebagai rasa nasionalisme, lapangan dipakai sebentar, upacara setahun sekali, nanti kita rapikan seperti semula, itu saja, kami mohon masyarakat bisa mengerti,” imbuhnya.
Salah seorang warga yang saat itu tengah berolahraga Suparyadi (35), menyesalkan pembuatan tiang bendera tersebut. Pasalnya, posisi tiang yang dibuat berserta cor-corannya tersebut berada di tengah-tengah lapangan.
Hal ini tentu saja menghalangi kegiatan olahraga, khususnya ada sejumlah anak-anak yang sedang berlatih sepak bola.
“Iya walaupun tadi mas ngasih tahu tiang itu potabel, tapi apakah nantinya setelah dibongkar bisa rapih dan rata seperti semula. Saya khawatir hanya dikerjakan begitu saja, setelah beberapa hari akan ambles, ini akan membahayakan yang beraktifitas disini,” pungkasnya. (Agus)












































































































Discussion about this post