KOTA CIREBON, (FC).- Organisasi Radio Amatir Indonesia (Orari) Daerah Jawa Barat Lokal Kota Cirebon, menggelar musyawarah lokal (muslok), pada Hari Minggu (6/3) disebuah hotel di Jl Kartini Kota Cirebon.
Pada muslok tersebut, secara aklamasi kembali terpilih menahkodai Orari Kota Cirebon, untuk masa bakti 2022-2025.
Usai kegiatan tersebut, kepada FC Subardi menyampaikan, muslok Tahun 2022 ini mengambil tema “Melalui Muslok ke XIII 2022 Kita Tingkatkan Persaudaraan, Kebersamaan dalam Berorganisasi dan Berjiwa Amatir Radio”
Dikatakannya, dalam muslok ini selain memilih kepengurusan, membahas juga program kerja yang akan datang, mengevaluasi program kerja sudah dan yang sedang berjalan.
“Pemilihan kepengurusan diserahkan kepada peserta muslok. Apakah secara aklamasi atau voting. Tapi tadi diputuskan secara aklamasi dan muslok kembali menugaskan saya menjadi ketua. Seperti tiga tahun sebelumnya,” jelasnya.
Mantan Walikota Cirebon dua periode ini memaparkan, pada kepemimpinan sebelumnya dirinya hanya bisa menjalankan program kerja selama satu tahun. Pasalnya, sejak pandemi Covid-19, dua tahun program kerja tidak berjalan.
“Mudah-mudahan kedepannya, program kerja yang dibuat pada muslok kali ini bisa dijalankan,” harapnya.
Pihaknya mengedepankan program sosial kemasyarakatan, keamatiran komunikasi yang artinya komunikasi ditingkatan lokal Kota Cirebon dengan provinsi, nasional maupun dunia.
Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada Pemkot Cirebon atas dukungannya terhadap penyelenggaraan muslok ini.
“Kita terus bersinergi dengan pemkot dalam berbagai hal, terutama membantu penyampaian informasi yang benar serta menangkal hoax,” imbuhnya.
Di tempat yang sama Sekda Kota Cirebon yang hadir mewakili walikota menambahkan, orari selama ini menjadi mitra strategis pemerintah. Dalam beberapa kegiatan orari telah mengambil peranan penting.
Diharapkan dalam era digitalisasi ini, orari bisa menyesuaikan perkembangan teknologi. Kemudian lanjut sekda, orari berperan dalam mereduksi berita-berita hoax.
Pasalnya, dirinya yakin anggota orari ini individu yang loyal dan bisa jadi mitra pemerintah menangkal hoax.
“Peran orari kita minta lebih ditingkatkan lagi, terutama dalam penanganan bencana dan kegiatan sosial dan kemanusiaan lainnya,” tandasnya.
Hadir dalam muslok tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Fitria Pamungkas Wati, Kepala Dinas Komunikasi informatika dan statistik (DKIS) Kota Cirebon Ma’ruf Nuryasa, Kepala Kesbangool Kota Cirebon Buntoro Tirto, Yana Koryana Ketua Orari Jabar, Sri Budiharjo Anggora DPRD Jabar, Fitria Pamungkaswati Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Edial Sanif Ketua PMI Kota Cirebon dan perwakilan Oarari se Ciayumajakuning. (Agus)


















































































































Discussion about this post