KUNINGAN, (FC).- KUNINGAN, (FC).- Desa Margabakti yang terletak di Kecamatan Kadugede muncul menjadi salah satu desa finalis dalam Kompetisi Desa Andalan 2021.
Desa Andalan adalah program akselerasi pengembangan desa yang digagas oleh PT Superkey Andalan Indonesia, sebuah perusahaan konsultan pengembangan bisnis di Jakarta.
Peluncuran program sendiri dilaksanakan sekitar akhir April dalam Webinar “Memperkuat Ekonomi Indonesia Melalui Desa” dengan pembicara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.
Kegiatan webinar diikuti oleh lebih dari 100 Kepala Desa, Penggiat BUMDes dan Sahabat Desa di Indonesia.
“Kompetisi ini diikuti ratusan peserta, disaring jadi 14 besar, lalu 6 besar, dan terakhir 3 besar,” kata Hesty Hemawaty wanita yang menjadi juara andalan 2 sahabat desa andalan nastional competition kepada FC, kemarin.
Menurutnya, Sahabat Desa yang telah melalui pembinaan dalam melakukan pendampingan di desa akan berkompetisi program dan kegiatan dalam pendampingan desa.
Hasil seleksi ketat yang dilakukan, terpilih 14 sahabat desa yang akan memaparkan tentang potensi 14 desa yang didampingi.
Lanjut dia, ada tiga kategori desa yaitu desa wisata, desa kreatif dan desa usaha yang dikaitkan dengan potensi desa.
Menurut Hesty, kompetisi ini didukung sepenuhnya oleh Komunitas UMKM Ok Oce Andalan Kuningan yang telah menjalin kerjasama dengan Fakultas Ekonomi Universitas Kuningan, Desa Margabakti menuju desa kreatif.
“Peran BUMDES sebagai lembaga ekonomi desa perlu pendampingan, agar dapat bergerak secara professional. Kelemahan terutama dari sisi sumber daya manusia dan manajemen usaha yang perlu untuk mendapatkan pendampingan dan dukungan dari lembaga profesional dan perguruan tinggi. Selain tentu dukungan dari pemerintah daerah dan institusi lainnya,” jelasnya.
Lebih lanjut Hesty menyampaikan, saat ini kegiatan berbasiskan lingkungan dibangun oleh BUMDes Desa Margabakti, yaitu produk kerajinan berbahan baku batok dan sabut kelapa yang sudah berjalan lebih dari satu tahun.
Produk ini memiliki keunikan dan menarik baik untuk pasar domestik maupun ekspor.
Melalui sinergitas berbagai pihak, pengembangan potensi desa Margabakti dapat dipercepat dan desa yang mampu mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakatnya.
“Harapannya ingin Desa Margabakti menjadi sentra ekonomi kreatif di Kabupaten Kuningan, semoga dapat perhatian dari pemerintah setempat untuk mewujudkannya,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Kuningan, H Acep Purnama saat menerima silaturahmi Hesty dan Kepala Desa Margabakti menyampaikan ucapan selamat atas prestasi yang diraihnya.
“Selamat ya buat neng ya dari Margabakti yang telah mengikuti Lomba Desa Kreatif dan mendapatkan juara 2,” kata Acep.
Bupati berharap prestasi-pestasi seperti ini harus ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas-dinas yang menangani masalah Ekraf.
“Prestasi demi prestasi ini harus kita lanjuti, silahkan berkomunikasi dengan dinas-dinas yang menagani ekraf, ada dua titik yakni di Disporapar dan Indag, kami akan upayakan bantuan juga dari bidang-bidang yang lain,” pungkasnya. (Bambang)














































































































Discussion about this post