KOTA CIREBON, (FC).- Ada yang menarik dari pesan yang disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon AKBP Yaya Satyanagara. Lewat sebuah unggahan videonya, Yaya mengultimatum bandar narkoba di Kota Cirebon agar segera hengkang.
Dengan menyandang jenis senapan serbu (SS), Yaya dengan lugas akan menindak tegas pengedar narkoba dan obat-obatan ilegal yang beroperasi di wilayah Kota Cirebon.
Karena jelang Ramadan ini, Kota Cirebon harus bersih dari narkoba. Dia merasa geram dan gerah atas masih adanya aktivitas barang haram ini.
“Ada tahu senapan ini, satu butir peluru bisa menghancurkan pintu. Ini yang akan saya berikan kepada bandar narkoba di kepalanya bila masih nekat beroperasi di Kota Cirebon,” tegasnya dalam video tersebut.
Ultimatum juga ditujukan kepada terduga oknum aparat yang menjadi beking pengedar narkoba, terutama yang beroperasi di Bong China kawasan Penggung.
Agar menghentikan praktik itu, bila tidak bisa menjadi korban senapan SS nya.
“Iya, saya punya 100 butir peluru, jadi cukuplah. Kepada bandar dan pengedar narkoba jangan ada lagu di Kota Cirebon,” lanjutnya.
Yaya mengaku, selama ini senjatanya masih disimpan karena masih mengedepankan tindakan persuasif. Namun karena masifnya peredaran narkoba, bisa saja dirinya menggunakan senjata tersebut.
Apalagi, dia sudah berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk menindak bandar juga pengedar narkoba.
Kepada masyarakat, pihaknya menghimbau agar bila mendapati keluarganya yang kecanduan narkoba, bisa datang ke kantornya.
Guna dilakukan rehabilitasi dan pembinaan agar tidak lagi terjerumus bahaya narkoba. Rehabilitasi ini, kata dia, tidak dipungut biaya alias gratis.
“Laporkan, bila masyarakat melihat adanya transaksi atau bandar narkoba atua obat terlarang lainnya. Kita akan tindak langsung,” tandasnya. (Sakti)













































































































Discussion about this post