KAB. CIREBON, (FC).- Menyambut momentum Ramadhan dan Idul Fitri 2026, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bagi masyarakat dalam kondisi aman.
Diperkirakan sekitar 143,9 juta masyarakat akan melakukan perjalanan selama periode mudik tahun ini.
Sebagian besar di antaranya menggunakan kendaraan pribadi, sehingga kebutuhan BBM diproyeksikan meningkat terutama di jalur-jalur utama.
Wilayah Cirebon menjadi salah satu daerah strategis bagi para pemudik karena menjadi jalur penghubung antara Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Jalur Tol Cikopo–Palimanan diperkirakan mengalami lonjakan kendaraan yang cukup signifikan selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi selama periode tersebut, Pertamina telah menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung.
Sales Branch Manager Cirebon I Fuel PT Pertamina Patra Niaga Sales Area Cirebon, Novan Reza Pahlevi menjelaskan, di wilayah Sales Area Cirebon terdapat 109 SPBU siaga yang beroperasi selama 24 jam untuk melayani kebutuhan BBM masyarakat maupun pemudik.
Hal tersebut disampaikan Novan saat sosialisasi kesiapan Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026, Selasa (2/3).
Selain itu, Pertamina juga menyiapkan 10 unit mobil tangki standby yang siap mendistribusikan BBM ke SPBU apabila terjadi peningkatan permintaan secara signifikan.
“Pertamina tentunya sudah menyiapkan Sarpras dan build-up stock BBM agar nantinya tidak ada kekosongan produk yang ada di SPBU ketika melayani pemudik yang lewat di Cirebon Raya,” ujarnya
Pasokan energi untuk wilayah Ciayumajakuning sendiri berasal dari beberapa terminal utama, yakni Integrated Terminal Balongan serta Terminal BBM Cikampek.
Novan menjelaskan bahwa berbagai langkah telah disiapkan untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar selama Ramadhan hingga Idul Fitri.
“Kami memastikan distribusi BBM dan LPG di wilayah Ciayumajakuning berjalan dengan baik. Pasokan dari Balongan dan Cikampek terus dipantau agar kebutuhan masyarakat selama mudik Lebaran tetap terpenuhi,” ujarnya.
Selain memastikan ketersediaan BBM, Pertamina juga memproyeksikan adanya peningkatan konsumsi LPG selama periode Satgas RAFI.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, tambahan pasokan LPG disiapkan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadhan hingga Idul Fitri.
Pertamina juga menghadirkan sejumlah fasilitas layanan tambahan bagi pemudik, seperti mini Serambi MyPertamina di Kabupaten Kuningan serta mikro Serambi MyPertamina di Kabupaten Cirebon yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat.
“Lokasi Serambi kami ada 2 yaitu di Cirebon SPBU Jl. Brigjen Dharsono) dan di SPBU Manis Lor Kabupaten Kuningan,” jelas Novan
Selain itu, layanan Modular juga disiapkan di beberapa titik jalur tol strategis, di antaranya Rest Area KM 207A Tol Palikanci Kabupaten Cirebon, serta KM 130A dan KM 130B Tol Cipali di Kabupaten Indramayu yang beroperasi di lokasi non-SPBU untuk memperkuat distribusi energi selama arus mudik.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB Susanto August Satria juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar mengenai ketersediaan BBM dan LPG.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya terkait ketersediaan energi. Pertamina bersama pemerintah terus memastikan stok BBM dan LPG tetap aman serta penyaluran berjalan lancar,” jelasnya.
Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, Pertamina memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan, merayakan Idul Fitri, serta melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan energi.(Andriyana)











































































































Discussion about this post