KOTA CIREBON, (FC).- Usai mengecek harga sembako di Pasar Jagasatru, Kota Cirebon, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau Sekolah Rakyat di Kompleks SMPN 18, Jalan Pronggol No. 18 Kecamatan Lemahwungkuk.
Dalam kunjungannya, Wapres Gibran didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan dan Wali Kota Cirebon Effendi Edo, Kadinsos, Kadisdik dan SKPD lainnya.
Wapres Gibran langsung meninjau asrama siswa, kemudian naik ke lantai dua tempat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Di salah satu ruang kelas, momen mengharukan terjadi ketika seorang siswa bernama Alvindra Aulia Ramadhan (13) maju dengan penuh keberanian membawa surat tulisan tangan untuk Gibran.
Surat sederhana itu ditulis di selembar kertas bergaris dengan tulisan huruf besar-besar khas anak sekolah.
Berikut isi lengkap surat tersebut:
“ASSALAMMUALAIKUM WAROHMATULLOH HIWABAROKATUH.
Perkenalkan nama saya: ALVINDRA AULIA RAMADHAN.
Saya ingin menceritakan pengalaman saya ketika di Sekolah Rakyat Terintegritas 1 Cirebon.
Setiap hari kami harus bangun jam 04.00 untuk melaksanakan ibadah salat subuh berjamaah.
Setelah salat, kami mengikuti kegiatan bersih-bersih asrama dan halaman sekolah.
Saya mengucapkan terima kasih banget kepada Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Gibran Rakabuming yang telah peduli kepada rakyat kecil”.
Menerima surat tersebut, Wapres Gibran lalu tersenyum, dan langsung membubuhkan tandatangan pada surat tersebut di depan Alvindra.
Aksi spontan itu disambut tepuk tangan dan sorak gembira dari para guru dan siswa yang menyaksikan langsung.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cirebon, Santi Rahayu, menjelaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat melibatkan lintas perangkat daerah.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat dibagi dalam tiga satuan tugas. Dinsos bertanggung jawab dalam perekrutan siswa, Dinas Pendidikan menyiapkan tenaga pendidik dan kependidikan, sementara Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) menangani sarana dan prasarana.
“Sejak diresmikan pada 6 Juli lalu, alhamdulillah sudah ada satu rombel SD dan dua rombel SMP dengan saat ini total 74 siswa. Sesuai arahan Pak Presiden, siswa diasramakan agar pembinaan lebih intensif. Saat ini kami juga sedang mengupayakan pengadaan seragam dan komputer, serta rencana penambahan ruang belajar,” jelas Santi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon Kadini, menambahkan, bahwa kegiatan belajar di Sekolah Rakyat tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter.
“Tadi Bapak Wapres melihat langsung kegiatan anak-anak, mulai dari menggambar, membuat surat, hingga berinteraksi dengan penuh semangat. Beliau memberikan motivasi agar mereka terus bersemangat belajar. Anak-anak di sini berasal dari keluarga pra-sejahtera, dan dibimbing oleh wali asuh serta wali asrama. Selain pelajaran formal, mereka juga mengikuti kegiatan positif seperti mengaji bersama dan belajar bahasa Inggris di luar jam sekolah,” ungkap Kadini.
Kunjungan terakhir Wapres dilakukan di SMP-SMAK BPK Penabur Cirebon, di mana tengah berlangsung pemeriksaan kesehatan gratis bagi siswa. Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional untuk meningkatkan kesehatan pelajar sejak dini.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, Siti Maria Listiawaty menjelaskan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis telah berlangsung dua hari. Cek kesehatan gratis dilakukan untuk 487 siswa di BPK Penabur. Total sasaran mencapai 53.800 siswa se-Kota Cirebon.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan pemerintah pusat karena kegiatan ini dapat mendeteksi berbagai faktor risiko kesehatan dan penyakit sejak dini. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan beberapa kasus pelajar yang hipertensi, kadar gula darah tinggi, dan anemia dengan Hb di bawah 12 persen. Sesuai arahan Bapak Wapres, kami akan terus memperkuat upaya pencegahan dan melakukan rujukan ke puskesmas atau rumah sakit bila diperlukan,” terang Siti Maria.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo turut mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap berbagai sektor pembangunan di daerah.
“Kunjungan Bapak Wakil Presiden menjadi dorongan besar bagi kami untuk terus memperkuat sinergi antar perangkat daerah dalam menjaga ketahanan pangan, memperluas akses pendidikan, dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Pemkot Cirebon berkomitmen menjalankan arahan beliau dengan sebaik-baiknya demi kesejahteraan warga,” tutur Wali Kota. (Agus)













































































































Discussion about this post