“Sekitar November 2019 sudah disurvei dan diukur dari pihak kabupaten, entah kenapa hingga sekarang belum realisasi,” tanya Bisri.
Bisri menceritakan, tidak sedikit pengendara motor yang tergelincir saat melintasi jalan tersebut. “Penghujan ini sangat rawan kecelakaan di tempat tersebut. Air saluran yang meluap ke jalan raya, semakin mengikis jalan yang sudah diaspal. Sehingga, jalan tersebut berlubang,” ceritanya.
Dirinya mengharapkan, perbaikan saluran dan jalan segera dilakukan. Mengingat, penghujan mulai turun.
“Semoga dalam waktu dekat ada perbaikan saluran dan jalan. Bila dibiarkan, akan semakin rusak jalan antara Jatipancur-Nanggela ini,” imbuhnya.
Sementara itu, Kuwu Desa Jatipancur, Wawan mengungkapkan, akan mengajukan ke dinas terkait.
“Saat ini masih pembenahan internal desa, kemudian membuat proposal untuk perbaikan saluran tersebut,” ungkap Wawan. (Nawawi)













































































































Discussion about this post