KOTA CIREBON, (FC).- Rencana Pemkot Cirebon memfasilitasi vaksinasi awak media yang bertugas di Kota Cirebon pada Rabu (10/3) esok, kemungkinan diundur.
Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik DKIS Arif Rachman Hakim kepada FC, Senin sore (8/3).
Dikatakan Arif, pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes Kota Cirebon). Dalam hal waktu dan pelaksanaan tempatnya.
Begitu pula dengan kesiapan dan penyediaan tenaga kesehatan yang akan melakukan penyuntikan vaksin Covid-19.
“Kita belum bisa memastikan apakah Rabu esok pelaksanaan vaksinasinya. Demikian juga terkait tempat pelaksanaannya yang semula direncanakan di Gedung Balai Diklat BKKBN,” ungkapnya.
Arif akan mengumumkan waktu dan tempatnya, bila sudah fix. Dan akan mengumumkan sehari sebelum pelaksanaannya.
Disebutkan Arif, dari data masuk berasal dari formulir digital, yang sudah disebarkan kepada wartawan maupun pekerja media, terdapat 113 orang yang mendaftar.
Angka inipun bisa saja berkurang, pasalnya sebelum divaksin akan diperiksa kesehatannya dulu.
“Pada vaksinasi ASN juga tidak semuanya bisa divaksin. Ada yang memiliki penyakit bawaan, tekanan darah terlalu tinggi dan lainnya,” jelas Arif.
Salah seorang awak media Wahyu Riswandi mengatakan, perlunya wartawan divaksinasi. Karena dalam tugas jurnalistiknya sering melakukan wawancara dengan berbagai sumber.
Mulai dari pejabat pemerintahan setempat, provinsi sampai pusat. Belum lagi mengunjungi masyarakat yang daerahnya masuk dalam zona merah.
Pria yang akrab disapa Walik ini menginformasikan, wartawan di Kabupaten Cirebon sudah divaksinasi. Untuk Kota Cirebon sendiri belum dilakukan.
“Iya katanya Hari Rabu, tapi ini juga belum ada pengumuman dari pihak DKIS. Vaksinasi Covid-19 ini penting bagi kami sebagai pelayan informasi publik. Agar kami terlindungi dalam menjalankan tugas jurnalistiknya,” tandasnya. (Agus)













































































































Discussion about this post