MAJALENGKA, (FC), – Puluhan warga Desa Lojikobong Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka mengikuti audensi dengan pihak managemen PT Corinthian Industries Indonesia, yang digelar oleh pihak Pemcam Sumberjaya pada Kamis (17/3).
Audensi itu sendiri menyusul adanya beberapa tuntutan warga Desa Lojikobong kepada PT Corinthian Industries Indonesia, yang dinilai warga setempat pihak perusahaan belum mengakomodirnya.
Beberapa tuntutan warga tersebut diantaranya terkait kuota rekuitmen tenaga kerja untuk warga pribumi, pengangkatan humas perusahan jangan mengambil Humas dari luar wilayah, pembagian CSR perusahaan.
Kemudian kompensasi perusahaan atau vendor kepada linkungan, sampai kepada tuntutan warga agar perusahaan menyediakan pelatihan untuk warga pribumi sebelum dilakukannya rekuitmen.
Di fasilitasi oleh Camat Sumberjaya Dede Sunarya, dan dipantau langsung oleh Kasat Intel Polres Majalengka AKP Jonnaidi.
Kedua belah pihak yakni perwakilan warga Desa Lojikobong beserta Pemdes dan pihak perusahaan dipertemukan dalam sebuah audensi untuk mencari jalan keluar dan titik temu.
Hadir pada audensi itu sendiri, Managemen perusahaan yang diwakili oleh Gunawan Wibisono selaku HRD PT Corinthian Industries Indonesia, Kades Lojikobong, Muspika Sumberjaya dan puluhan perwakilan warga Desa Lojikobong.
Dalam audensi yang dipimpin langsung oleh Camat Sumberjaya Dede Sunarya, berjalan cukup lumayan alot. Kedua belah pihak saling memberikan alasan dan argumentasinya masing masing.
Walau dalam audensi itu berjalan cukup alot, namun akhirnya kedua belah pihak menemui titik kesepakatan bersama.
“Alhamdulillah walau audensi berjalan cukup lumayan alot, akhirnya pihak perusahaan mengabulkan juga apa yang diinginkan oleh warga,” ucap Kades Lojikobong Eman, seusai audensi.
Tuntutan warga yang dipenuhi pihak perusahaan diantaranya, terkait rekuitmen tenaga kerja. Pihak perusahaan berjanji akan memfasilitasi bagi calon tenaga kerja yang berasal dari pribumi.
Bahkan pihak managemen siap menyediakan pelatihan untuk calon tenaga kerja pribumi sebelum mengikuti test.
Disamping itu pula manajemen perusahaan tidak akan mengangkat Humas dari luar wilayah demi menghindari kecemburuan sosial warga setempat.
Perusahaan akan memberikan kompensasi CSR yang selama ini belum terealisasi, dan juga kesanggupan para vendor untuk memberikan kadeudeuh kepada warga di setiap bulannya berupa sbako atau beras yang nantinya akan dikelola oleh Pemdes.
Dengan diakomodirnya tuntutan warga kata Kades Eman, maka gejolak yang selama ini timbul ditengah tengah masyarakat mulai saat ini bisa diredam.
“Dengan dipenuhinya beberapa tuntutan warga oleh pihak perusahaan, maka Insya Allah hubungan antara masyarakat setempat dengan perusahaan akan semakin baik,” pungkas Kades Eman.
Ditempat yang sama Gunawan Wibisono selaku HRD PT Corinthian Industries Indonesia, memaklumi apa yang menjadi tuntutan warga Desa Lojikobong.
Pihaknya akan terus menjalin kebersamaan dengan warga setempat serta akan berusaha menyalurkan apa yang menjadi hak warga setempat.
“Insya Allah, pasca audensi ini kedepannya hubungan perusahaan denga warga akan semakin harmonis seiring berjalannya waktu. Karena tujuan perusahan selain mencari keuntungan juga bisa memberikan efek manfaat kepada warga sekitar perusahaan,” pungkas Wibisono singkat.
Sedangkan Sarman selaku Ketua Karang Taruna Desa Lojikobong, akan mengawal kesepakatan bersama hasil audensi ini. Pihaknya tidak mau hasil audensi ini berhenti ditengah jalan.
“Kami akan kawal kesepakatan ini, mulai dari rekuitmen tenaga kerja, kompensasi CSR, sampai kadeudeuh dari para vendor perusahaan. Andai ingkar janji maka warga tidak mustahil akan melakuk aksi yang lebih besar lagi,” ujar Sarman.
Sedangkan Camat Sumberjaya, kepada wartawan mengatakan, begitu mendapatkan informasi adanya ketegangan antara warga dan perusahaan milik PT Corinthian Industries Indonesia, maka pihaknya mengambil inisiatif untuk segera mempertemukannya.
“Alhamdulillah, mereka duduk bersama dan hasil akhirnya pihak perusahaan memenuhi tuntutan warga, sehingga sekarang permasalahan menjadi cleaaar,” pungkas Camat Dede singkat. (Munadi)















































































































Discussion about this post