KOTA CIREBON, (FC).- Wilayah Kota Cirebon bagian selatan belum optimal tersentuh pembangunan. Apalagi banyak lahan kritis bekas galian c yang belum direklamasi dan belum dimanfaatkan. Selama ini juga sebagian penduduk setempat masih bergantung hidupnya pada galian c tersebut.
Atas hal ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Agus Mulyadi mengaku tidak mudah untuk memperbaiki kondisi disana, tapi ini bukan hal yang tidak mungkin dilakukan. Padahal banyak potensi yang bisa digali untuk dikembangkan.
Gusmul, demikian sapaan akrabnya mengungkapkan, di Kopi Luhur Kelurahan Argasunya ada satu titik yang merupakan puncak tertinggi di Kota Cirebon. Diperkirakan ketinggiannya mencapai 200 meter dari permukaan laut. Dari ketinggian ini hamparan Kota Cirebon dan lautnya bisa terlihat begitu indahnya.
“Ini potensi yang belum banyak diketahui, bahkan oleh warga Kota Cirebon sendiri,” ujarnya kepada FC, Senin (18/7).
Nah, pada titik tersebut tanah itu adalah aset milik Pemkot Cirebon. Sehingga bila berencana membangun tempat atau fasilitas untuk wisata sangat memungkinkan. Tinggal pihaknya mendorong, apakah nantinya instansi atau pihak swasta yang akan membangunnya.













































































































Discussion about this post