” Bangunan ini bangun dengan cara mengurug tanah di sisi sungai sehingga membuat penyempitan badan sungai,” ujarnya
Hal ini terlihat dari banjir yang menggenangi pemukiman rumah warga setinggi 20 centimeter, padahal wilayah setempat tidak habis diguyur hujan lebat.
“Mereka itu pendatang, ada pabrik kerupuk, dan lain-lain bikin bangunannya di pinggir sungai dengan cara mengurug tanah,” ujar dia.
Penyempitan badan sungai itu pun membuat warga resah, pasalnya setiap kali Sungai Cimanuk meluap imbasnya sampai ke pemukiman warga.
Disebutkan dia, sawah-sawah warga terendam, akses jalan terputus, hingga berhentinya roda perekonomian masyarakat.
Page 2 of 3
















































































































Discussion about this post