KAB. CIREBON, (FC).- Beredarnya surat hasil laboratorium test Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) Diagnosis Covid-19 yang dikeluarkan Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) itu benar adanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni mengatakan, karena Pemerintah Kabupaten Cirebon bermula belum memiliki alat PCR tersebut.
Maka pihaknya bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran (FK) UGJ untuk dapat mendeteksi virus corona di Kabupaten Cirebon dengan cepat.
“Betul, selama ini kurang lebih dua sampai tiga pekan ini kita telah bekerjasama dengan FK UGJ untuk mendeteksi virus corona di Kabupaten Cirebon dengan cepat,” kata Enny Suhaeni kepada Fajar Cirebon, Kamis (28/5).
Diakui Enny, agar mempercepat lagi, alat milik Pemerintah Kabupaten Cirebon sudah dapat dioperasikan, namun karena keterbatasan tenaga biomolecular dan tempat yang kurang memadai, alat milik Pemerintah Kabupaten Cirebon itu dititipkan di FK UGJ.
“Betul, meski kita memiliki Labkesda namun tidak ada ruangan dan tenaganya. Dan rencananya kedepan Labkesda akan direnovasi dari anggaran APBN dan nanti setelah selesai Covid ini alat dikembalikan dan ditempatkan di Labkesda,” tukas Enny. (Ghofar).











































































































Discussion about this post