KAB.CIREBON, (FC).- Keindahan alam Curug Ciranca di Desa Kedondong Kidul, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, mulai menjadi magnet wisata baru bagi para pecinta alam.
Air terjun yang tersembunyi di kawasan perbukitan itu kini ramai dikunjungi wisatawan, terutama saat akhir pekan.
Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus menempuh jalur tracking melewati pematang sawah, jalan setapak, hingga aliran sungai kecil yang membelah kawasan perbukitan. Meski medan menuju lokasi cukup menantang, suasana alam yang masih asri menjadi daya tarik utama Curug Ciranca.
Air terjun setinggi sekitar 30 meter tersebut mengalir deras di antara tebing batu alami yang dikelilingi pepohonan hijau. Percikan air yang jatuh menciptakan suasana sejuk dan tenang, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
Penjabat Kuwu Desa Kedondong Kidul, Nana Surana mengatakan, jumlah pengunjung Curug Ciranca terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Mayoritas wisatawan datang dari wilayah Cirebon dan sekitarnya untuk menikmati wisata alam terbuka.
“Setiap akhir pekan pengunjung cukup ramai. Banyak wisatawan datang untuk menikmati suasana alam dan air terjun yang masih alami,” ujar Nana, Jumat (8/5).
Menurutnya, kondisi alam Curug Ciranca sengaja dipertahankan agar tetap natural tanpa banyak perubahan yang dapat mengurangi keasrian lingkungan sekitar.
Meski begitu, pengunjung tetap diminta berhati-hati karena jalur menuju lokasi cukup licin, terutama setelah hujan turun.
“Kami mengimbau wisatawan menggunakan alas kaki khusus tracking agar lebih aman saat menuju lokasi curug,” katanya.
Selain menikmati panorama air terjun, pengunjung biasanya memanfaatkan kawasan sekitar untuk bersantai, bermain air, hingga berfoto di sejumlah titik tebing dan aliran sungai.
Keberadaan Curug Ciranca juga mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Sejumlah warga memanfaatkan meningkatnya kunjungan wisatawan dengan membuka area parkir hingga berjualan makanan ringan.
Pemerintah desa berharap Curug Ciranca dapat terus berkembang sebagai destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Cirebon tanpa menghilangkan kelestarian lingkungan.
“Kami ingin wisata ini berkembang dan bisa membantu ekonomi masyarakat, tetapi tetap menjaga keaslian alamnya,” pungkas Nana. (Ghofar)














































































































Discussion about this post