KAB. CIREBON, (FC).- Korban selamat pada tragedi longsornya tebing galian C Gunung Kuda di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Taryana (46) warga Indramayu mengaku sempat pasrah.
Namun, takdir berkata lain, dirinya masih diberikan kesempatan hidup oleh sang pencipta.
Kepada Fajar Cirebon, Taryana menceritakan, seperti biasanya ia mendekati lokasi galian C untuk memuat batu hasil tambang.
Namun saat tengah memuat batu, dari arah atas itu terdengar suara gemuruh longsoran tebing bebatuan.
“Suaranya “brug”. Spontan saya langsung masuk ke dalam mobil. Tapi, mobil yang saya tumpangi itu tidak keburu untuk menghindar. Dalam sekejap mobil saya semua tertutup babatuan,” kata Taryana, Sabtu (31/5).
Dalam kondisi antara hidup dan mati, Taryana dengan sekuat tenaga meminta bantuan kepada rekan sejawatnya.
Dirinya membunyikan klakson mobil sampai angin pompa klakson habis tapi tidak ada yang menghampirinya.
Namun, bisikan baik itu datang, ia mengambil sebuah ponsel dari saku celananya ia bergegas menelpon rekannya.
“Alhamdulillah umurnya masih panjang. Saya bisa keluar saya nelpon teman suruh ngakalin saya, saya masih hidup di dalam mobil,” tuturnya.
Taryana melanjutkan, meski pertolongan sudah datang, namun dirinya terjebak di dalam mobil kurang lebih hampir satu jam lamanya.
“Teman saya membantu mengevakuasi saya menggunakan setang roda mobil. Saya keluar lewat pintu samping. Sebelum dibantu teman saya, saya mencoba dengan sekuat tenaga saya, tetap pintu mobil itu tidak terbuka,” katanya.
Masih kata Taryana, sebelum terjadinya musibah itu, di lokasi tambang itu ada sekitar 20 an orang lebih tengah berkumpul.
Ada yang tengah mengoperasikan alat berat, ada sopir yang tengah menunggu muatannya penuh.
Bahkan ada juga yang tengah berjualan es dan kopi.
“Banyak, ada 20 an sih, yang kerja sopir, ada yang jualan es juga ada. Saya kerja begini sudah lama, puluhan tahun, sudah sering sih ada korban cuma gimana ya kerjaannya begini,” pungkasnya. (Ghofar)












































































































Discussion about this post