“Kalau di Bina Marga sendiri saat ini mengurus 2 kegiatan dan 10 sub kegiatan, total anggaran sekitar Rp109 miliar yang terdiri dari Rp2,3 miliar untuk pemeliharaan rutin dan sisanya untuk rekonstruksi,” sambungnya.
Ia memastikan kalau sebelum lebaran sekitar 40,5 kilometer jalan yang rusak khususnya ruas strategis akan dilakukan rekonstruksi. Menurutnya, pada tahun 2023 ini Pemerintah Kabupaten Cirebon tidak didukung oleh APBN. Artinya tidak mendapatkan anggaran DAK dari pemerintah pusat.
“Kalau tahun 2022 lalu Kabupaten Cirebon masih mendapatkan dukungan dari APBN dan APBD I sebanyak Rp 30.7 miliar dengan panjang sekitar 21 kilometer,” pungkasnya. (Ghofar)
















































































































Discussion about this post