Plasma Konvalesen Diprioritaskan Pria
Dikatakannya, dalam donor plasma konvalesen diprioritaskan pria dari pada wanita. Karena antibodi HLA (Human Leukocyt Antibody) menjadi pertimbangan para ahli.
Disebutkannya, Antibodi HLA ini memiliki peran penting untuk percepatan pemulihan diri dari Covid-19. Maka dari itu, penting sekali mencari calon pendonor plasma yang memiliki HLA yang terbuka.
Dan daripada itu, pendonor wanita pada umumnya memiliki antibodi HLA yang tertutup, apalagi wanita yang telah menikah, dan memiliki anak.
“Sejauh ini, 9 dari 20 orang calon pendonor plasma konvalesen di Kabupaten Cirebon yang telah berhasil lakukan donor tersebut secara bergiliran tersebut adalah laki-laki,” jelasnya.
Sehingga, meski banyak penyintas yang ingin menjadi pendonor plasma konvalesen yang menjadi trending pembicaraan akhir-akhir ini. Tidak sembarang orang dapat menjadi pendonornya.
Selain, masalah pendonor diprioritaskan seorang pria. Namun, ada beberapa hal lain yang perlu diketahui oleh masyarakat mengenai plasma konvalesen ini, begitupun dengan teknis kerja alatnya.
Seperti apa proses atau teknis alat plasmanya sendiri masih sama seperti donor darah pada umumnya. Hanya saja, untuk pendonor plasma ini cukuplah spesial. Spesialnya dikarenakan, terdapat beberapa kriteria pendonor yang perlu dipenuhi.
“Yaitu, perlu melalui uji swab sebanyak 2 kali, selama 2 pekan atau jeda 14 hari di tiap swab. Maka, apabila di swab terakhir dinyatakan negatif bolehlah calon ini menjadi pendonor. Jadi, perlu ada bukti hasil negatif sebanyak 2 kali terlebih dahulu untuk donor plasma ini,” tandasnya. (Sarrah/Job/FC)












































































































Discussion about this post