MAJALENGKA, (FC).- Pelaksanaan Pilkada Kabupaten Majalengka kemungkinan baru akan digelar pada tahun 2024 nanti.
Namun, persiapan untuk pelaksanaan pesta demokrasi daerah itu sudah mulai dipersiapkan. Termasuk jumlah biaya yang diperlukan untuk kelancaran pelaksanaan Pilkada nanti.
Besaran biaya yang diperlukan untuk Pilkada Kabupaten Majalengka 2024 diungkapkan politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Majalengka, Fajar Sidiq.
Dia memperkirakan kebutuhan akan biaya di pilkada mendatang cukup tinggi.
“Perkiraan anggaran yang perlu disiapkan oleh APBD Majalengka untuk Pilkada nanti sebesar Rp60 miliar,” ujar legislator Fraksi Restorasi Pembangunan ini, Rabu (14/4).
Fajar menyatakan, dengan asumsi kebutuhan biaya yang besar dan sumber anggaran dari APBD Kabupaten, maka perlu persiapan lebih awal.
Pasalnya, tidak mungkin anggaran yang begitu besar dapat ditutupi dalam satu tahun anggaran.
”Solusinya disiapkan secara bertahap, karena tidak mungkin dalam satu tahun anggaran langsung dialokasikan Rp60 miliar,” ucapnya.
Rencananya, kata dia, persiapan biaya Pilkada akan mulai dilakukan pada tahun anggaran mendatang yaitu tahun 2022.
”Bertahap, setiap tahun Rp20 miliar, dimulai dari APBD Tahun Anggaran 2022,” jelas dia.
Mantan Ketua PMII Majalengka ini menambahkan, bahwasanya pada APBD 2021 ini sudah ada pencadangan sebesar Rp10 miliar untuk pelaksanaan Pilkada.
Namun, ada kemungkinan ada pemindahan alokasi atau peruntukan pada kegiatan lainnya. Yakni, Pilkades serentak yang akan digelar 22 Mei mendatang.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majalengka mengusulkan anggaran senilai Rp121 miliar untuk Pilkada, sebagaimana pernah disampaikan Ketua KPU Majalengka Agus Syuhada pada wartawan akhir Desember lalu.
Menurut Agus Syuhada, usulan anggaran tersebut bersifat mandiri untuk penyelenggaraan Pilkada Majalengka saja.
“Sebagai gambaran, pada Pilkada 2018 lalu, APBD Kabupaten Majalengka hanya mengalokasikan anggaran sebesar Rp19 miliar,” katanya.. (Munadi)













































































































Discussion about this post