
Oleh karenanya, banyak halang dan rintang yang Haryeni lewati dalam perintisan usahanya yang masih seumur jagung ini.
Meski begitu, Haryeni tidak pantang mundur. Berkat sang suami yang mendukung penuh dirinya, Ia semakin mantap untuk menjalankan usahanya.
Terlebih, wanita berusia awal 30 tahunan ini mengaku dirinya memang sangat menyukai membuat kue, bolu, dan macam-macam makanan lainnya. Oleh karena itulah ia memulai usaha Pie Tape Ketan ini.
Wanita yang pernah mengenyam pendidikan di STIE Yasmi Cirebon dengan jurusan Manajemen ini mengaku, bila sebenarnya sudah sejak 4 tahun lalu ia memulai usaha berjualan kue kering, basah, dan bolu.
Namun, memang pada saat itu masih berjualan biasa. Tanpa adanya labeling atau packaging yang menarik seperti sekarang.
Ibu dari 3 anak laki-laki ini mengungkapkan, apabila pada saat itu tidak mengikuti program yang diselenggarakan Disperindag maka, ia hanya akan diam ditempat.
“Bersyukur banget pas ada program yang diselenggarain sama Disperindag ini, saya jadi tahu banyak hal dan juga teman pun banyak,” ujarnya pada FC, Minggu (25/10).















































































































Discussion about this post