KOTA CIREBON, (FC).- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Cirebon menggelar konferensi ke XXII.
Konferensi yang digelar sejak tanggal 1 April 2021 ini, tiba kepada Pleno ke V yakni pemilihan Ketua PGRI periode 2021-2026 secara voting.
Pelaksanaan pemilihan calon Ketua PGRI Kota Cirebon dilaksanakan di Lapangan SMP Negeri 1 Kota Cirebon, Senin (5/4).
Dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan Covid-19, para perwakilan pemilik suara satu persatu dipanggil untuk memilih calon Ketua yang sudah ditetapkan.
Ketua PGRI Provinsi Jawa Barat, Dede Amar mengatakan, Konferensi ini merupakan kewajiban organisasi.
Konferensi ini dilaksanakan usai perhelatan Kongres di pusat untuk memilih Ketua Umum PP, lalu dilanjut 6 Bulan kemudian digelar lah Konferensi tingkat Provinsi se Indonesia.
“6 Bulan berikutnya baru digelar Konferensi tingkat Kota dan Kabupaten, sebenarnya Konferensi ini dilakukan dari mulai Januari sampai Juni 2020. Namun karena di Bulan Maret ada pandemi maka ditunda, akhirnya keputusan kongres dirubah dan konferensi boleh dilaksanakan maksimal sampai dengan Desember 2020,” kata Dede kepada FC.
Dijelaskan Dede, sampai dengan Desember 2020, sebanyak 24 Kota Kabupaten telah melaksanakan Konferensi. Tersisa 3 Kota dan Kabupaten lagi, termasuk Kota Cirebon yang belum melaksanakan.
“Kebetulan diakhir-akhir bulan Desember, 3 Daerah itu berstatus zona merah jadi kita tidak bisa memaksakan. Tapi Alhamdulillah pada hari ini, Konferensi Kota Cirebon bisa terlaksana dengan baik,” ungkap Dede.
Dirinya berharap, hasil dari konferensi ini bisa membawa manfaat bagi dunia pendidikan kedepan. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung jalannya Konferensi ini. (Muslimin)









































































































Discussion about this post