INDRAMAYU, (FC).- Penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) di Balai Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, wajib tunjukan kartu vaksin tahap II, Selasa (1/ 3/ 2022). Sertifikat vaksinasi Covid-19 dosis kedua mejadi syarat warga penerima bantuan sosial. Langkah ini sebagai salah satu upaya mengoptimalkan cakupan vaksinasi di Indramayu.
Pernyataan itu disampaikan Camat Terisi, Endhy Yohendi, pada saat memantau penyaluran bansos di Desa Jatimulya Kecamatan Terisi.
“Jadi pembagian BST ini untuk peserta menerima diwajibkan untuk menaati prokes, denga menerapkan 5 M, sebelum mendapatkan bantuan dalam bentuk apapun, penerima harus dipastikan sudah melakukan vaksinasi Covid-19 dosis kedua,” jelas Endhy.
Dikatakan Endhy, disamping itu bagi KPM yang belum vaksin didorong untuk divaksin terlebih dahulu sebelum menerima bantuan. Baik itu yang belum sama sekali di vaksin maupun yang baru di vaksin 1 kali, sebelumnya kita lakukan skrening dan kita cek terlebih dahulu.
Endhy berharap, peran serta dari PT Kantor Pos untuk membantu mengarahkan setiap penerima bantuan sosial dalam bentuk apapun. Misalnya, untuk penyaluran bantuan uang tunai agar berkordinasi dan Vaksinator dari puskesmas Terisi. Mereka siap membuka stan layanan vaksinasi di lokasi pencairan bantuan.
“Untuk tenaga medis dan stok vaksin kita sejauh ini tidak ada masalah dan kami siap membuka stan layanan vaksinasi di lokasi pencairan bantuan, ini menjadi salah satu upaya yang dioptimalkan satgas untuk mencapai target cakupan vaksinasi Covid-19,” kata Endhy yang didampingi kapolsek Terisi AKP Hendro Ruhanda.
Sebanyak 2.979 KK dari tiga desa, yaitu Jatimulya, Jatimunggul, Cikawung, kecamatan Terisi mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, berupa bantuan sosial tunai. Mereka antre mencairkan dana Rp600.000 dengan pengawasan dari satgas Covid -19 Kecamatan Terisi.
“Dengan adanya pencairan di masing masing desa ini merupakan upaya memecah kerumunan, dan masing-masing desa di bagi waktunya per blok. Dengan penjadwalan jeda setiap blok dua jam. Dengan cara ini kerumunan mudah mudahan bisah dipecah sehingga bahaya covid ini bisa diminimalisasi.” lanjut Endhy. (Agus)













































































































Discussion about this post