“Pemdes telah menyerahkan pendataan kepada Puskesos. Diharapkan data sudah valid dan tidak ada data penerima yang bermasalh, apalagi mendapat double program. Kami juga ingin tahu berapa banyak KK terdampak pandemi Covid-19 yang harus ditanggulangi melalui BLT Desa,” terangnya.
Dijelaskannya, jumlah seluruh KK yang ada di Desa Cipeujeuh Wetan sekitar 1.750 KK. Dari jumlah tersebut hampir semua warga terkena dampak pandemi Covid-19.
Bantuan pemerintah untuk mengurangi beban yang dialami masyarakat akibat pandemi Covid-19 ini yang sudah tercover sebagai penerima PKH dan BPNT sekitar 400 KK, penerima Bansos Provinsi 380 KK, Bansos Kabupaten 26 KK dan BLT Kemensos 60 KK.
“Sisanya belum tercover program manapun,” jelasnya.
Mengatasi persoalan itu, Pemdes telah menggelar musyawarah dan disepakati dari sekitar 750 KK yang tersisa akan diseleksi dan ditetapkan sekitar 600 KK yang akan ditanggulangi melalui program BLT DD.














































































































Discussion about this post