KAB. CIREBON, (FC),- Paska ditemukannya pengunjung positif Covid-19, pihak pengelola Kolam renang Jempol Ciledug Kabupaten Cirebon memperketat protokol kesehatan kepada setiap pengunjung.
Sementara Satgas Covid-19 Kecamatan Ciledug melakukan himbauan kepada masyarakat khususnya yang berada di wilayah Cirebon Brebes dan Kuningan (Cibening) untuk lebih waspada penyebaran covid-19.
Perwakilan pengelola Kolam Rrnang Jempol Ciledug, Herman kepada FC, Senin (17/5) mengungkapkan, diakuinya pada sabtu (15/5) tim dari Disparbudndan Dinkes Provinsi Jabar telah melakukan tes uji petik swab di pintu masuk Kolam renang Jempol Ciledug yang dikelolanya.
Dri hasil tes dari 138 pengunjung secara acak didapati 4 pemgunjung reaktif dan keempatnya dipulangkan dan prosedur kelanjutan kepada keempat pengunjung yang reaktif tersebut sepenuhnya dilakukan oleh Dinkes Pemprov Jabar untuk tindakan selanjutnya
“Yang kami tahu keempat pengunjung reaktif dan langsung dipulangkan, kami dari pengelola sudah menyerahkan ke Dinas Kesehatn yang melakukan test swab pada saat itu, “terangnya.
Selanjutnya menurut Herman, pihaknya melakukan pengetatan kepada setiap pengunjung dengan dilakukan pengecekan suhu badan serta menerapkan prokes dengan melaksanakan 5 M serta dilakukan pembatasan pengunjung maksimal 50 persen dari total kapasitas yang ada
Selain itu pihaknya juga selalu melibatkan tim satgas covid-19 Kecamatan Ciledug untuk melakukan pengawasan dalam upaya memutus rantai penularan covid-19 khususnya yang ada di lokasi kolam renang jrmpol Ciledug ini.
“Apabila diketahui ada pengunjung dwngan suhu duatas 37 derajat kita arahkan untuk tidak masuk dahulu, dan bila kapasitas kolam renang sudah 50 persen kita tutup sentara tak menerima pengunjung lagi, “jelasnya.
Sementara Kapus Ciledug H. M. Sayid mengungkapkan, setelah adanya temuan paparan covid-19 di wilayahnya maka pihaknya menghimbau khususnya warga Kecamatan Ciledug dan Cibening pada umumnya untuk memahami kondisi tersebut dengan mengantisipasi penerapan 5 M.
Selain itu dirinya juga menyarankan kepada seyiap pengelola wisata maupun tempat hiburan agar sigap ketika ada temuan paparan covid-19 dengan segera melakukan penyempritan disinfektan, menyediakan tempat cuxi tangan, pengunjung wajib menggunakan masker, membatasi jumlah pengunjung serta memberikan papan pengumuman terkait peringatan akan penularan covid-19.
“dengan upaya itu diharapkan para pengunjung akan selalu di ingatkan dan akan menjadi kebiasaan menerapakan prikes, ” harapnya. (Nawawi).










































































































Discussion about this post