“Bupati tolong rakyatmu ini Bupati, kembalikan uang tabungan kami, kasihan lah pada rakyatmu ini Bupati,” ujar salah seorang nasabah, Sanah (27) warga Desa Leuwigede, Kecamatan Widasari Indramayu.
Sanah mengatakan, dalam aksi ini ia bersama para nasabah lainnya tidak meminta uang pemerintah. Melainkan hanya uang tabungan milik mereka pribadi yang disimpan di bank milik pemerintah daerah tersebut.
Sanah menceritakan, uang yang ia simpan di BPR KR secara keseluruhan ada Rp50 juta.Namun, sudah bisa dicairkan sebagian dan kini hanya tersisa R 25 juta lagi.
“Tapi sisanya itu susah di cairkan, satu minggu cuma boleh Rp500 ribu, kadang-kadang tidak dikasih,” ujar dia.
Sanah menyampaikan, uang tabungannya memang tidak sebanyak milik nasabah lainnya. Hanya saja, uang tersebut kata dia, merupakan tabungan kolektif ibu-ibu di wilayah tempat tinggalnya.














































































































Discussion about this post