KOTA CIREBON, (FC).- Dalam beberapa waktu belakangan ini kunjungan wisatawan ke Kota Cirebon perlahan mengalami kenaikan. Adapun kondisi yang mempengaruhi hal tersebut diantaranya penerapan Adaptasi Kebiasan Baru (AKB).
Meskipun begitu, wisatawan yang menginap diwajibkan mengikuti protokol kesehatan.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP) Kota Cirebon, Agus Suherman melalui Ketua Bidang (Kabid) Pariwisata, Wandi Sofyan mengatakan, pengelola hotel wajib menerapkan protokol kesehatan baik kepada pegawai atau tamu yang datang. Bahkan pengelola membatasi tamu yang menginap di hotel.
“Sesuai dengan protokol Covid-19. Alhamdulillah mulai padat saat akhir pekan,” katanya kepada FC, Kamis (17/9).
Dikatakannya, tingkat okupansi hotel saat ini rata-rata di angka 30-40 persen untuk weekday, dan 40-70 persen saat weekend.
“Pengelola hotel mulai merekrut kembali pegawai yang dirumahkan. Walau tidak banyak seperti sebelum pandemi, namun aktifitas berangsur-angsur kembali normal,” ujar Wandi
Wandi menambahkan, yang dirumahkan sudah kembali bekerja meski masih ada pandemi.
“Di Kota Cirebon sendiri total hotel berbintang terdapat 20 sedangkan hotel melati 60. Sisanya guest house dan penginapan,” tandasnya. (Sarrah/Job/FC)












































































































Discussion about this post