KOTA CIREBON, (FC).- Memasuki fase penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) menuju New Normal, okupansi atau tingkat hunian hotel di Kota Cirebon mulai menunjukan tren peningkatan.
“Okupansi hotel mulai menunjukan tren positif,” kata anggota Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cirebon, Anton Ladianto, yang juga menjabat General Manager di Vinotel Cirebon kepada FC, Rabu (7/6).
Menurutnya, okupansi hotel mulai menunjukan tren peningkatan dilihat dari meningkatnya reservasi kamar dari dua segmen tamu corporate dan dari Online Travel Agent (OTA).
“Saya melihat dari dua segmen itu sudah mulai naik. Kalau dua segmen ini naik, otomatis yang lainnya akan mulai naik juga,” jelasnya.
Ia melihat penerapan AKB ini akan memberi dampak tren yang lebih baik lagi. Namun dengan mulai meningkatnya kunjungan tamu hotel, ia mengingatkan untuk tetap waspada, tidak lengah, dan mengutamakan penerapan protokol kesehatan.
Terlebih saat ini tamu-tamu yang datang ke hotel masih didominasi dari luar kota seperti Jakarta. “Jangan sampai tamu datang protokolnya kita lupakan, atau kita lengah. Kita tidak mau kejadian 7 positif di Kota Cirebon itu bertambah lagi,” pungkasnya.
Anton menyebutkan, rata-rata tingkat okupansi harian saat ini berada di kisaran 20-25 persen. Angkanya naik cukup signifikan dibanding periode dua bulan lalu.













































































































Discussion about this post