“Sepuluh hari menjelang Lebaran biasanya banyak Jamaah yang ingin berangkat umroh. Di Bandara Kertajati ini slotnya unlimited, jadi bisa kita terima berapapun,” tutur Menhub.
Sebanyak 20 kloter atau sekitar 7.000-8.000 jemaah haji yang akan berangkat dari Bandara Kertajati berasal berasal dari 7 Kabupaten/Kota yaitu; Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Majalengka, Indramayu, Kuningan, Subang dan Sumedang. Para jemaah ini akan diberangkatkan pada musim haji tahun 2023/1444 H, sekitar bulan Juni 2023.
Sebanyak 21 hingga 23 penerbangan yang membawa jamaah haji dari Bandara Kertajati ini telah dikonfirmasi oleh Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi atau General Authority of Civil Aviation (GACA) of Saudi Arabia, yang disampaikan melalui surat kepada Kemenhub melalui Atase Perhubungan Indonesia di Jeddah.
Selaras dengan pernyataan Menteri Perhubungan, Direktur PT BIJB pun mengatakan bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas support yang diberikan Menteri Perhubungan untuk kembali menggeliatkan penerbangan di Bandara Kertajati.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas upaya Menteri Perhubungan untuk memaksimalkan kembali Bandara Kertajati untuk penerbangan haji & umrah dan penerbangan domestik secara reguler. Kami berharap rencana tersebut dapat terealisasikan pasca pengoperasian Tol Cisumdawu secara penuh.” Tutur Direktur PT BIJB , Muhamad Singgih.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Triono Junoasmono, Dirut PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Direktur PT BIJB Muhamad Singgih, Direktur Angkutan Udara Putu Eka Cahyadi, dan stakeholder terkait. (Munadi)














































































































Discussion about this post