KAB. CIREBON, (FC).- Masyarakat yang berada di ujung timur selatan Kabupaten Cirebon, Desa Tanjunganom Kecamatan Pasaleman Kabupaten Cirebon berharap pemekaran Kabupaten Cirebon Timur secepatnya terwujud, hal itu terungkap saat pelaksanaan Musyawarah Desa Khusus (musdesus) di desa setempat, Selasa (21/6).
Ketua BPD Tanjunganom, Edi Rohedi mengungkapkan, sebagai masyarakat yang berada di paling ujung timur Kabupaten Cirebon sangat mendukung perjuangan pemekaran Kabupaten Cirebon Timur dan berharap proses pemekaran tersebut segera terwujud.
Menurutnya, ada tiga hal yang menjadi landasan kenapa Desa Tanjunganom mendukung dan ingin secepatnya pemekaran itu terwujud.
Diantaranya, karena ketimpangan pembangunan di mana Kabupaten Cirebon memiliki wilayah yang cukup luas.
Kedua, pusat pemerintahan yang cukup jauh menjadi kendala proses pelayanan administrasi pemerintahan dan ketiga akan menambah lapangan pekerjaan baru.
“Kondisi Kabupaten Cirebon dengan jumlah penduduk yang besar dan wilayah yang luas membuat banyak pengangguran, sehingga berdampak kepada banyaknya tindak kejahatan. Dengan adanya pemekaran Kabupaten Cirebon Timur ketiga persoalan tersebut akan lebih cepat tertangani,” kata Edi Rohedi.
Sementara ketua KPCT, H Dade Mustofa mengungkapkan, perjuangan pemekaran Kabupaten Cirebon Timur telah berjalan sejak puluhan tahun lalu, namun belum pernah ada hasil.
Menurutnya dahulu pemekaran dianggap sebagai pemecah belah wilayah, akan tetapi saat ini pemekaran Kabupaten Cirebon Timur merupakan sebuah kebutuhan bersama dan pemerintah juga telah melegalkan dengan terbitnya Undang-Undang maupun peraturan lainnya, karena tujuan dari pembentukan daerah otonomi baru (DOB) adalah untuk percepatan pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan masyarakat.
“Perjuangan kita saat ini merupakan kebutuhan anak cucu kita di masa yang akan datang, sehingga kita sepakat bahwa hari ini kita membuktikan bahwa kita adalah sebagai pelaku sejarah bukan penikmat sejarah,” tegasnya.
Terpisah, Kuwu Desa Tanjunganom, Dara Darmanto dalam kesempatan tersebut juga mengungkapkan, bahwa sebagai kuwu yang kini menjabat priode kedua, sejak pertama terpilih telah bergabung dan mencari tahu dari beberapa tokoh penggerak pemekaran Cirebon Timur, menurutnya sudah 37 tahun pergerakan perjuangan pemekaran Kabupaten Cirebon Timur dan bahkan pernah masuk dalam list Pemerintah Provinsi Jawa Barat, akan tetapi ada beberapa persyaratan yang masih belum terpenuhi sehingga tersalip oleh beberapa calon kabupaten baru.
Dengan digelarnya pelaksanaan Musdesus pemekaran Kabupaten Cirebon Timur ini merupakan bagian dari ikhtiar masyarakat untuk memberikan dukungan kelengkapan administrasi sebagai syarat pengajuan pemekaran Kabupaten Cirebon Timur.
“Semoga proses pemekaran Kabupaten Cirebon Timur secepatnya bisa segera terwujud di tahun depan, semoga Kabupaten Cirebon Timur akan muncul semangat baru muncul pemimpin-pemimpin dan pejuang yang amanah untuk membela kesejahteraan masyarakatnya,” harapnya. (Nawawi)














































































































Discussion about this post