KAB.CIREBON, (FC).- Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Cirebon menggelar bakti sosial khitanan massal bagi anak yatim dan dhuafa dalam rangka memperingati International Nurses Day (IND) 2026, Minggu (10/5).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baitul Muttaqiin, Desa Kedungdawa, Kecamatan Kedawung itu diikuti 25 anak dari keluarga kurang mampu.
Ketua DPD PPNI Kabupaten Cirebon, Hj Eni Suhaeni, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan pengabdian profesi perawat kepada masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian sosial dan pelayanan kesehatan.
Menurutnya, momentum International Nurses Day tahun ini mengusung tema Perawat Kita, Masa Depan Kita: Perawat yang Berdaya Menyelamatkan Nyawa.
“Tema ini menjadi pengingat penting bahwa perawat tidak hanya hadir di fasilitas kesehatan, tetapi juga harus hadir langsung di tengah masyarakat melalui aksi kemanusiaan,” ujar Eni didampingi Sekretaris DPD PPNI Kabupaten Cirebon, Dendi Hamdi.
Ia menegaskan, perawat memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pelayanan yang profesional, humanis dan responsif.
Selain pelaksanaan khitanan massal, kegiatan juga diisi edukasi kesehatan, pendampingan anak, pemberian obat dan perawatan pasca khitan, serta penyaluran santunan dan bingkisan kepada peserta.
Eni menyebut kegiatan sosial tersebut sekaligus menjadi implementasi nilai kepedulian, empati dan pelayanan keperawatan berbasis kemanusiaan.
“Perawat harus terus hadir memberi manfaat bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan dukungan kesehatan dan sosial,” katanya.
DPD PPNI Kabupaten Cirebon juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, relawan, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat dan berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Melalui peringatan International Nurses Day 2026, PPNI Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan perawat yang profesional, berdaya dan dekat dengan masyarakat. (Ghofar)











































































































Discussion about this post