MAJALENGKA,(FC), – Sebanyak 91 atlet dari 20 pengurus cabang Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) kabupaten/kota se-Jawa Barat mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Biliar U-23 bertajuk Bupati Cup Majalengka, digelar di Flaurel Pool n Cafe Majalengka, Sabtu (21/6).
Kejuaraan yang mempertandingkan nomor 9 ball putra serta 10 ball putra dan putri tersebut resmi dibuka Bupati Majalengka Eman Suherman. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Jadi ke-535 Kabupaten Majalengka.
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) POBSI Jawa Barat Rudi Kadarisman, menyatakan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Majalengka, khususnya Bupati Eman Suherman. Ia menyebut Kejurprov ini menjadi salah satu upaya mencetak atlet-atlet biliar berprestasi dari kalangan usia muda.
“Tugas kami adalah menciptakan atlet-atlet baru yang kelak akan memperkuat Jawa Barat di tingkat nasional. Kami berharap, dari Majalengka akan lahir atlet yang membanggakan,” ujar Rudi.
Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) POBSI Majalengka, Rd Muhammad Umar Ma’ruf, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, menyatakan komitmennya mendukung pembinaan olahraga biliar melalui sinergi antara organisasi olahraga dan pemerintah daerah.
Sementara itu, Eman Suherman menyampaikan penyelenggaraan Bupati Cup Majalengka ini sekaligus bertujuan mendorong minat generasi muda terhadap olahraga biliar yang selama ini masih memiliki stigma negatif di masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa olahraga biliar juga bisa menjadi jalur prestasi. Kami mengapresiasi keikutsertaan atlet-atlet muda, termasuk yang masih usia pelajar, dalam kejuaraan ini,” tutur Eman.
Ia menambahkan, kehadiran peserta usia 10 tahun dari Kabupaten Bogor menjadi pemacu semangat bagi atlet-atlet lokal untuk tidak ragu bersaing di usia dini. Pemerintah daerah, kata Eman, terus mendorong partisipasi aktif atlet Majalengka dalam berbagai ajang kompetitif.
Menurut Eman, Pemkab Majalengka telah mengalokasikan anggaran melalui KONI untuk mendukung pembinaan cabang olahraga, termasuk biliar. Hal ini untuk mencetak atlet yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.
“Kami menargetkan Majalengka bisa masuk 15 besar. Karena tanpa partisipasi, tidak akan ada prestasi. Dan prestasi juga tidak datang begitu saja tanpa keterlibatan aktif,” pungkasnya. (Munadi)












































































































Discussion about this post