KAB. CIREBON, (FC).- Dari sembilan nama yang diusulkan DPC ke DPP PDI Perjuangan untuk menjadi Calon Wabup Cirebon mendapingi Bupati Imron.Ā
Direspon berbeda oleh Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, M Luthfi. Ia menilai dari sembilan nama tersebut tidak ada yang berkompeten.
Luthfi pun menilai, ada dua kader PDI Perjuangan yang layak jadi calon pendamping Bupati Cirebon, H Imron, yakni Rudiana dan H Mustofa, selain nama Wahyu Tjiptaningsih
“Sepanjang yang saya pahami, PDIP punya banyak kandidat yang memadai. Salah satunya Pak Rudiana dan Pak H Mustofa, keduanya mempunyai kompetensi yang memadahi, punya pengalaman di legislatif yang cukup panjang, leadershipnya juga saya pikir layak direkomendasikan menjadi salah satu pendamping Bu Ayu untuk mengisi posisi calon pendamping E2,” kata Luthfi, Minggu (26/4).
Selain itu, lanjut Luthfi, Mustofa juga memiliki dukungan suara masyarakat yang banyak. Bahkan, program-program selama dia memimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon banyak yang berjalan dengan baik. Sehingga, memiliki nilai plus jika direkomendasikan menjadi calon E2.
Meski demikian, Luthfi mengaku, pihaknya tidak akan ikut campur lebih mendalam terkait hal itu. Sebab, soal siapa yang direkomendasikan menjadi calon Wabup Cirebon sepenuhnya kewenangan partai pengusung, yakni PDI Perjuangan.
“Jadi keduanya (Rudiana dan Mustofa, Red) layak didorong menjadi salah satu bakal calon Wabup Cirebon. Tapi kembali lagi bahwa ini semua kewenangannya ada di PDIP, kita tidak akan ikut campur tangan, kita menghormati landasan pemilik organisasi, kita menunggu teman-teman DPC PDIP akan merekomendasikan siapa dan kemudian kami akan memilih, tugas kami hanya memilih yang terbaik yang direkomendasi oleh PDIP,” ungkap Luthfi.
Menurutnya, kesembilan nama yang telah diusulkan DPC PDI Perjuangan ke DPP partai ini yang nantinya dipilih sebagai pendamping Wahyu Tjiptaningsih atau yang akrab di sapa Bu Ayu, dinilai jam terbangnya kurang memadahi. Sehingga perlu adanya kader yang matang menjadi calon pendamping E2.
“Soal jam terbang itu menentukan kematangan seseorang. Dan saya melihat selain Bu Ayu yang didorong menjadi calon E2 salah satunya ya Pak Rudiana dan Pak H Mustofa,” ujar Luthfi.
Dalam proses penentuan satu dari dua kader PDI Perjuangan di lembaganya nanti, tentu yang bakal dipilih adalah yang memiliki jiwa kepemimpinan yang baik dan mau berkomitmen untuk membangun daerah ini. Maka, pihaknya nanti bakal membuat fakta integritas untuk ditandatangani oleh calon Wabup Cirebon yang disodorkan dari DPC PDI Perjuangan ke DPRD Kabupaten Cirebon.
“DPRD akan mengajukan fakta integritas untuk semua calon wakil bupati Cirebon. Beberapa poin penting yang ada di fakta integritas yang nantinya ditandatangani calon, salah satunya mendukung birokrasi bersih dengan tidak melakukan jual-beli jabatan. Ini penting, karena Kabupaten Cirebon perlu untuk berubah,” katanya. Selain itu, lanjut Luthfi, para calon Wabup Cirebon yang nantinya dipilih oleh wakil rakyat di parlemen ini, harus berkomitmen untuk mendorong program-program yang prorakyat. “Karena hari ini masyarakat menjerit, masyarakat banyak yang menganggur, banyak yang miskin. Dan kita akan memilih yang paling pro dengan kepentingan masyarakat,” ungkap Luthfi. (Suhanan)











































































































Discussion about this post