KOTA CIREBON, (FC).- Sekda Kota Cirebon Agus Mulyadi meminta maaf, atas keterlambatan dana stimulan untuk KONI Kota Cirebon yang seharusnya direalisasikan Februari baru bisa cair pada April ini.
Pandemi Covid-19 ini berpengaruh kepada semua anggaran, termasuk stimulan untuk KONI.
“Pada masa pandemi Covid-19 ini, pembinaan dan peningkatan olahraga di Kota Cirebon harus terus berjalan. Penggunaan dana diminta dilakukan secara efektif dan efisien,” ungkapnya kepada FC, Minggu (25/4).
Disebutkannya, dana yang telah terealisasikan yakni Rp1,4 miliar dari total dana Rp2,8 miliar. Untuk sisanya akan direalisasikan pada Bulan Juni mendatang.
Terkait adanya permintaan penambahan anggaran, pihaknya akan menyampaikan ke Walikota. Dengan tetap memperhatikan ketersediaan anggaran.
Baca Juga: Susunan Pengurus KONI Kota Cirebon yang Baru Akan Segera Dilantik
Gusmul demikian sapaan akrabnya meminta, pembinaan kepada para atlet jangan sampai kendor. Bahkan harus ditingkatkan, walaupun saat ini sedang dalam masa keterbatasan anggaran.
Diupayakan anggaran untuk cabang olahraga yang akan mengikuti prakualifikasi porda. Dan cabor yang meraih emas sebelumnya dan yang berpotensi meraih emas.
“Kita juga kebagian untuk menggelar sejumlah cabor pada porda. Seperti bulutangkis, renang, panahan, tenis lapangan, tarung derajat, dan softball. Mudah-mudahan tidak berubah dan saya minta kepada teman-teman untuk bisa mempersiapkannya dari sekarang,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Cirebon, Wati Musilawati, menjelaskan bahwa pencairan dana dilakukan setelah proposal dari masing-masing cabor masuk ke sekretariat.
Sesuai dengan aturan, pihaknya harus memberikan stimulus kepada cabor berdasarkan prestasi yang ada.
“Anggaran yang diterima masih terbatas, namun kami sangat bersyukur, kita gunakan anggaran secara efektif dan efisien,” pungkasnya. (Agus)













































































































Discussion about this post