KOTA CIREBON, (FC).- Proses pengecoran Jalan Ciremai Raya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon akan dilanjutkan pekan ini. Sebelumnya, pengerjaan perbaikan Jalan Ciremai Raya dengan cara dibeton pada bagian tengah sudah rampung.
Kabis Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon Totong Kusmawan mengatakan, beton pada bagian tengah sudah selesai. Selanjutnya betonisasi akan dilakukan pada bagian kiri disusul pada bagian kanan Jalan Ciremai Raya.
“Pekan ini dilanjutkan betonisasi sebelah kiri. Setelah nanti rampung dilanjutkan sebelah kanan,” kata Totong kepada wartawan, Rabu (10/9/2025).
Selama proses pengecoran akan dilakukan rekayasa lalu lintas oleh perangkat daerah terkait. Agar mengurangi kemacetan arus lalu lintas selama proses pengecoran dan pengeringan. Mengingat ruas jalan tersebut keberadaannya cukup vital sebagain jalan utama menuju ke kota bagi warga di Kecamatan Harjamukti.
“Kami sudah koordinasi dengan Dishub Kota Cirebon untuk dilakukan rekayasa jalur di Jalan Ciremai Raya. Jangan sampai menimbulkan kemacetan,” ujar Totong.
Sementara itu kontraktor pengerjaan betonisasi di Jalan Ciremai Raya M. Angga menyampaikan bahwa, teknis pengecoran terlebih dulu lakukan leveling kemudian Lean concrete atau lantai dasar yang tebalnya 10 cm. Kemudian beton dengan mutunya FS 45 dengan tebal 27 cm.
“Total ketebalan beton di Jalan Ciremai Raya mencapai 37 cm. Kami ikuti sesuai spesifikasi yang diminta DPUTR,” jelasnya.
Jalan Ciremai Raya menggunakan besi dowel tipper 5 meter dengan besi 25, dan tibar disampingnya sebagai pengikat antara segmen kanan dan kiri menggunakan besi 19 cm.
“Panjang perbaikan Jalan Ciremai Raya sekitar 240 meter hingga 300 meter atau mulai dari Jembatan Cikalong hingga Jembatan Cikenis,” tambahnya.
Angga sepakat dengan rekayasa lalu lintas selama proses pengecoran dan pengeringan. Pasalnya, banyak kendaraan besar melintas di ruas jalan tersebut. Dikhawatirkan dapat merusak proses pengeringan beton.
Disaat yang sama, Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon M Handarujati Kalamullah yang melakukan monitoring betonisasi menyampaikan, pihaknya sudah melihat proses betonisasi Jalan Ciremai Raya sudah berjalan dengan baik.
“Hari ini kami bersama Anggota Komisi II yang lain, melakukan monitoring lapangan, untuk melihat langsung proses betonisasi ini yang sudah berjalan beberapa waktu lalu,” ujar pria yang akrab disapa Andru ini.
Komisi II juga mengingatkan, agar pihak ke-3 atau pelaksana proyek ini agar dalam pengerjaannya sesuai spek yang sudah disepakati. Tujuannya jelas, agar jalan yang dibetonisasi kuat, berumur panjang dan bisa memperlancar akses transportasi jalan bagi masyarakat. (Agus)










































































































Discussion about this post