KOTA CIREBON, (FC).- Keterbatasan anggaran pada tahun 2026 tidak menyurutkan langkah Pemerintah Kota Cirebon dalam menjalankan program pembangunan.
Berbagai strategi pun dilakukan, mulai dari mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga menjalin dukungan pendanaan dari pemerintah provinsi dan pusat.
Salah satu hasil dari upaya tersebut adalah rencana perbaikan ruas Jalan Kartini yang akan dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon, Rachman Hidayat menyampaikan proyek tersebut merupakan kelanjutan dari penataan sebelumnya.
Menurutnya, pada tahun 2025 lalu, perbaikan di Jalan Kartini sudah mencakup trotoar dan saluran drainase.
“Pada tahun ini, fokus pekerjaan akan diarahkan pada peningkatan kualitas badan jalan melalui pengaspalan,” ujar Rachman, Selasa (21/4).
Rachman menjelaskan, usulan anggaran untuk proyek tersebut telah mendapatkan persetujuan dan masuk dalam jadwal pelaksanaan. Nilai anggaran yang diajukan diperkirakan mencapai sekitar Rp4 miliar.
Untuk proses pengerjaan, kata Rachman, seluruh tahapan pelaksanaan, termasuk lelang proyek, akan ditangani langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR). Pihak provinsi juga telah melakukan survei lapangan sebagai dasar pelaksanaan pekerjaan.
“Rencananya pekerjaan bisa mulai sekitar pertengahan tahun, antara Juni hingga Juli,” kata Rachman.
Adapun cakupan perbaikan akan difokuskan pada pengaspalan ruas jalan, dimulai dari persimpangan Gunungsari hingga persimpangan Kejaksan.
“Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kelancaran arus lalu lintas di salah satu jalur strategis di Kota Cirebon,” pungkasnya. (Agus)












































































































Discussion about this post