KUNINGAN, (FC).- Abdul Muad Maenaka, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, meraih juara pertama dalam Lomba Desain Poster Digital Teknologi Pangan tingkat nasional yang digelar Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan Universitas Islam Al-Ihya Kuningan tahun 2026.
Kompetisi yang mengusung tema Peran Teknologi Pangan dalam Mewujudkan Produk Pangan yang Aman, Bermutu, dan Berkelanjutan guna Mendukung Ketahanan Pangan Nasional itu diikuti 214 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai kalangan pelajar hingga mahasiswa.
Abdul Muad dinilai unggul oleh dewan juri berkat kekuatan konsep, visual yang komunikatif, serta relevansi gagasan terhadap isu ketahanan pangan nasional.
Karyanya dianggap mampu menyampaikan pesan edukatif sekaligus inovatif mengenai pentingnya teknologi pangan di tengah tantangan global.
Juara kedua diraih Fikria Putri Aisyah dari Universitas Diponegoro, sedangkan juara ketiga diraih Aulia Rahma Hanum dari Universitas Negeri Malang.
Ketua HIMATEPA UNISA Kuningan, Yopi Nugraha, mengatakan capaian para pemenang mencerminkan tingginya kualitas ide dan kreativitas generasi muda di bidang teknologi pangan.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Melalui lomba ini kami ingin mendorong generasi muda untuk lebih memahami pentingnya teknologi pangan dalam menghasilkan produk yang aman, bermutu, dan berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (21/4).
Ketua Pelaksana Dani Permana menambahkan, tingginya antusiasme peserta menjadi indikator bahwa isu ketahanan pangan masih relevan dan menarik perhatian kalangan muda.
“Ke depan, kami berharap kegiatan ini dapat menjangkau lebih banyak peserta dari seluruh Indonesia, sehingga kontribusi generasi muda dalam mendukung ketahanan pangan nasional semakin besar,” katanya.
Lomba tersebut berlangsung sejak 10 Maret hingga 20 April 2026, meliputi tahap pendaftaran, pengumpulan karya, hingga proses penjurian oleh dewan juri yang kompeten.
Panitia juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan berkomitmen menghadirkan ajang serupa pada masa mendatang. (Angga)














































































































Discussion about this post