KAB.CIREBON, (FC).- Warga Desa Beringin, Kecamatan Pangenan, menyoroti realisasi program BUMDes Desa Beringin di sektor peternakan domba yang hingga kini belum berjalan.
Program yang sebelumnya digadang-gadang menjadi penggerak ekonomi desa itu dinilai belum menunjukkan hasil nyata.
Pantauan di lokasi, bangunan kandang telah berdiri, namun belum terisi satu pun hewan ternak. Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat, terlebih anggaran program disebut mencapai sekitar Rp180 juta.
Salah seorang warga, Tardi, mengaku kecewa karena program yang telah lama disosialisasikan belum juga terealisasi.
“Kami geram, dari dulu program ini terus digaungkan, tapi sampai sekarang belum ada realisasinya. Kandangnya ada, tapi dombanya tidak ada,” ujarnya, Selasa (28/4).
Ia juga menyoroti penggunaan anggaran program. Menurut dia, dengan nilai pagu yang cukup besar, seharusnya kegiatan peternakan sudah berjalan optimal.
“Kalau estimasi kami, pembuatan kandang mungkin hanya sekitar Rp80 juta. Lalu sisa anggarannya ke mana? Ini yang perlu dijelaskan,” katanya.
Warga mendesak adanya transparansi dalam pengelolaan anggaran BUMDes agar tidak menimbulkan dugaan penyalahgunaan dana desa.
“Jangan sampai anggaran untuk kesejahteraan masyarakat justru tidak jelas peruntukannya,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Kuwu Beringin, Agung Gunawan, membenarkan kandang memang belum terisi. Ia menjelaskan pembangunan fisik kandang telah rampung sejak Desember 2025, namun pengadaan ternak ditunda karena mempertimbangkan risiko banjir di lokasi.
“Kandang sudah selesai sejak Desember 2025. Tapi lokasi ini rawan banjir, jadi kami menunda pengadaan domba untuk menghindari kerugian,” jelasnya.
Selain itu, tingginya curah hujan pada awal 2026 juga menjadi alasan penundaan karena dikhawatirkan berdampak pada kesehatan ternak.
“Dari Januari sampai Maret curah hujan tinggi dan lokasi sering tergenang. Kami khawatir ternak akan sakit,” tambahnya.
Meski demikian, pemerintah desa memastikan program tersebut tetap dilanjutkan. Seiring kondisi cuaca yang mulai membaik, BUMDes berencana segera merealisasikan pengadaan ternak.
“Insya Allah dalam waktu dekat domba atau kambing akan segera dibelikan,” pungkas Agung. (Nawawi)













































































































Discussion about this post