KOTA CIREBON, (FC), – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Cirebon, Andi Armawan, menyambut baik kedatangan dari Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pejuang Siliwangi Mustamid, untuk menjalin kemitraan dengan pihaknya.
Mustamid yang didampingi para anggotanya menyambangi Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon.
Dalam suasana keakraban itu, Kadishub Andi Armawan meminta maaf, serta mengakui adanya kehilafan, atas tindakan spontanitas yang tidak disadarinya.
Menurut Andi, itu merupakan perbuatan tidak menyenangkan, sejak saat itu juga dia mencari para anggota Pejuang Siliwangi untuk meminta maaf, atas sikapnya yang dinilai kurang tepat.
Pada saat itu mereka sedang meminta sumbangan untuk Palestina, pada pengguna jalan di Kawasan Stadion Bima.
“Kami siap untuk dikritik dan siap untuk bermitra, sinergitas bersama Pejuang Siliwangi dibawah Komando Pak Mustamid,” ucapnya kepada FC, Rabu (2/6).
Sementara Mustamid yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Kongres Advokat Indonesia, mengacungkan jempol kepada Kadishub yang telah secara ksatria meminta maaf.
“Permintaan maaf itu merupakan perbuatan yang mulia, serta sifat manusiawi. Dan tidak ada manusia yang sempurna, dan tidak boleh sombong, kesombongan itu hakikatnya dapat mencelakaan dirinya sendiri,” ungkapnya.
Mudah-mudahan dengan adanyai nsiden tersebut, lanjutnya, menjadi pelajaran untuk semua pihak, khususnya bagi Kadishub.
Karena sebagaimana hadis nabi menyebutkan ‘Salamatul Insan fi hifzhii lisan’ yang artinya keselamatan seseorang terletak pada lidahnya. Serta pepatah mengatakan mulut mu harimau mu.
Ditambahkannya, pihaknya mengakui banyaknya telpon masuk dari ormas lain, para Ketua DPAC PS Cirebon, dan para DPC PS di luar Cirebon yang ingin berdatangan ke Cirebon.
“Melihat seperti itu, akhirnya saya langsung bergegas menemui Kadishub di ruang kerjanya, agar tidak menjadi bola liar, dikhawatirkan akan dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. (Ridwan/job/FC).










































































































Discussion about this post