Bila tidak laku otomatis menjadi rusak dan tidak bisa dijual esok harinya dan ini menjadi kerugian. Tapi karena ini sudah aturan, maka semua harus mematuhinya.
Dari sekitar 650 pedagang yang ada di Pasar Jagasatru yang berdagang siang dan malam, saat ini hanya setengahnya yang aktif. Secara otomatis ini juga mempengaruhi pendapatan retribusi dari pedagang. Pihaknya menghitung penurunan pendapatan sekitar 27 persen.
“Kami juga sudah menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19. Setiap pedagang maupun pembeli wajib memakai masker. Sebelum masuk ke pasar wajib juga suci tangan, wastafel sudah disediakan,” pungkasnya. (gus)














































































































Discussion about this post