KAB.CIREBON, (FC).- Harga beras di Pasar Sumber Kabupaten Cirebon terpantau masih ada kenaikan. Kenaikan berkisar 500-700 rupiah per kilogramnya.
“Memang masih ada kenaikan di pasar raykat Sumber ini. Tapi, kenaikan dinilai masih batas kewajaran. Tidak yang signifikan,” kata Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon, Rodiya, Rabu (13/8).
Hal tersebut, kata Rodiya, faktor kenaikan harga beras di pasaran lantaran kondisi paceklik dan belum adanya panen raya di berbagai daerah.
“Satu bulan lagi mungkin ada panen raya di beberapa daerah. Jadi karena memang stok di masyarakat juga sangat terbatas, bahan baku gabah kering gilingnya juga terbatas sehingga kenaikannya cukup tinggi,” terangnya.
Namun, kenaikan harga beras ini dinilai para pembeli juga masih dikatakan wajar. “HET yang ditetapkan pemerintah untuk beras medium itu Rp12.500 sedangkan yang di jual di pasar rakyat Sumber ini Rp13.000 – Rp13.200 per kilogramnya,” kata Rodiya.
“Tadi ada penurunan sekitar 100 rupiah, 200 rupiah dibandingkan bulan-bulan lalu. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan sosial ini bisa mengerem tingkat kenaikan harga beras, khususnya yang medium,” imbuhnya.
Selain mengecek harga beras di pasaran, pihaknya juga mengambil sample beberapa beras premium, medium untuk dilakukan pengecekan kuantitinya.
“Secara kuantitas berat masih di atas rata-rata (beras premium kemasan). Bahkan, beras medium di pasar Sumber ini hampir menyerupai beras premium, hampir tidak ditemukan gabah dan beras putih tanpa ada yang potongan,” tandasnya. (Ghofar)













































































































Discussion about this post