KAB.CIREBON, (FC).- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya penguatan identitas budaya sebagai fondasi pembangunan daerah dalam peringatan Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Kamis (2/4).
Menurutnya, kekuatan suatu daerah tidak hanya terletak pada sumber daya alam, tetapi juga pada kemampuan menjaga dan mengembangkan budaya lokal.
Ia menjelaskan, wilayah pesisir utara Jawa Barat memiliki kekayaan budaya yang saling terhubung, seperti Cirebon, Indramayu, hingga Subang, yang membentuk satu kesatuan peradaban secara historis dan geografis.
“Peradaban selalu dimulai dari dua hal utama, yaitu bahasa dan makanan. Jika keduanya dikembangkan secara kekinian, maka akan berdampak pada penguatan ekonomi,” ujarnya usai sidang paripurna istimewa di DPRD Kabupaten Cirebon.
Dedi menilai, pengembangan budaya tidak cukup hanya sebagai narasi sejarah, tetapi harus diwujudkan dalam langkah konkret yang dirasakan masyarakat.
Dalam konteks pembangunan daerah, ia menyebut penguatan identitas budaya dapat menjadi daya tarik wisata yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Ia juga membandingkan pemanfaatan sumber daya alam yang terbatas dengan sektor pariwisata berbasis budaya yang dinilai lebih berkelanjutan.
“Wisata berbasis budaya dapat terus dijaga dan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang,” katanya.
Melalui momentum Hari Jadi ke-544, Dedi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat dan mengembangkan budaya lokal sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah. (Johan)
















































































































Discussion about this post