KOTA CIREBON, (FC).- Dalam kunjungannya ke Pemkot Cirebon guna menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon dalam rangkaian Hari Jadi Kota Cirebon ke-599, Sekda Jawa Barat Herman Suryatman, memberikan kabar baik.
Kabar baik ini diberikan kepada orangtua calon murid yang khawatir anaknya yang masih berstatus ‘belum terpetakan’ dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2026.
Pemprov Jawa Barat memastikan para calon murid tersebut masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan melalui sejumlah jalur alternatif yang tengah disiapkan.
Menurut Herman, calon murid yang telah terpetakan dalam proses Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) dapat melanjutkan proses penerimaan sesuai tahapan yang telah ditentukan.
“Bagi yang sudah terpetakan silakan lanjutkan untuk mengikuti tahap berikutnya,” ujar Herman, Selasa (16/6/2026).
Sementara itu, bagi calon murid baru yang belum masuk dalam hasil pemetaan, ia meminta agar tidak kehilangan harapan. Pihaknya telah menyiapkan sejumlah skema agar seluruh anak tetap mendapatkan akses pendidikan. “Bagi yang belum terpetakan tidak usah kecil hati,” ucapnya.
Herman menjelaskan, salah satu langkah yang disiapkan pemerintah adalah mengoptimalkan sekolah penyangga untuk menambah daya tampung peserta didik. Langkah tersebut diharapkan dapat mengakomodasi siswa yang belum memperoleh tempat di sekolah tujuan.
Selain itu, Pemprov Jabar juga membuka peluang melalui program SMA Terbuka yang dapat menjadi alternatif bagi siswa yang belum tertampung di sekolah negeri reguler.
Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan jalur pendidikan melalui sekolah-sekolah yang telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Nanti ada peluang di optimalisasi sekolah penyangga, ada juga peluang di SMA Terbuka, dan ada juga peluang di sekolah yang bekerja sama dengan Pemprov Jabar,” jelas dia.
Meski demikian, Herman meminta masyarakat untuk bersabar menunggu petunjuk teknis dan informasi lanjutan yang akan diumumkan oleh Disdik Provinsi Jawa Barat. “Nanti ada informasi lebih lanjut dari Disdik Provinsi Jabar,” katanya.
Diketahui, saat ini SPMB Jawa Barat 2026 masih memasuki Tahap 1 yang berlangsung pada 15 hingga 19 Juni 2026.
Pada tahap awal pelaksanaan, sejumlah orang tua dan calon murid mengeluhkan berbagai kendala, mulai dari situs pendaftaran yang sulit diakses, proses verifikasi dokumen yang tersendat, hingga perubahan status pendaftaran menjadi ‘belum terpetakan’. Kondisi tersebut sempat memicu keresahan di berbagai daerah, termasuk wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Namun, pernyataan Sekda Jabar tersebut menjadi kabar baik bagi para orang tua yang khawatir anaknya kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA maupun SMK.
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, hasil seleksi Tahap 1 akan diumumkan pada 24–25 Juni 2026, sementara Tahap 2 dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni hingga 6 Juli 2026.
Sekda Jabar pun mengimbau calon murid dan orang tua untuk terus memantau perkembangan informasi resmi serta memastikan seluruh tahapan pendaftaran diikuti dengan cermat. (Agus)













































































































Discussion about this post