KOTA CIREBON, (FC).- Usai mengunjungi Keraton Kasepuhan, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon melanjutkan agenda kerjanya dengan meninjau Gedung Kesenian Nyi Mas Rarasantang yang berada di kawasan Stadion Bima, Kota Cirebon, Jumat (3/4).
Dalam kunjungannya, Fadli Zon menilai gedung kesenian tersebut memiliki nilai historis tinggi sebagai ruang ekspresi seni dan budaya yang telah melahirkan berbagai karya dan pertunjukan penting di masa lalu.
Ia menyebut, panggung tersebut pernah menjadi tempat tampilnya sejumlah tokoh besar seni pertunjukan Indonesia, seperti W. S. Rendra dan Putu Wijaya, serta berbagai pementasan seni tradisional maupun kontemporer lainnya.
“Gedung ini merupakan saksi perjalanan ekspresi seni dan budaya. Ke depan, kita ingin menjadikannya sebagai kantong budaya atau platform bagi para seniman dan budayawan, khususnya di Cirebon dan sekitarnya,” ujarnya.
Fadli menegaskan pentingnya revitalisasi gedung agar kembali hidup dan mampu menampung aktivitas kreatif masyarakat.
Menurutnya, secara struktur bangunan masih dalam kondisi baik, namun perlu pembenahan pada aspek interior, eksterior, fasad, serta penataan lingkungan agar lebih representatif dan nyaman.
Ia juga mendorong adanya kolaborasi lintas sektor dalam proses pengembangan gedung tersebut, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah hingga pihak swasta.
“Kita harus melibatkan semua pihak agar gedung ini benar-benar hidup dan menjadi pusat kegiatan seni budaya,” katanya.
Lebih lanjut, Fadli Zon mengungkapkan dukungan Kementerian Kebudayaan tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga program non-fisik seperti penyelenggaraan event dan kegiatan seni.
Dukungan tersebut dapat dilakukan melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK), terutama jika Gedung Kesenian Nyi Mas Rarasantang ke depan dikembangkan menjadi taman budaya.
“Namun yang menjadi prioritas awal tentu pembenahan fisik bangunan agar lebih kondusif. Setelah itu, pemeliharaan juga harus diperhatikan,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo menyambut baik kunjungan Menteri Kebudayaan tersebut. Ia berharap perhatian dari pemerintah pusat dapat berlanjut dalam bentuk dukungan konkret, khususnya untuk revitalisasi gedung kesenian.
Menurutnya, saat ini Pemerintah Kota Cirebon tengah mendorong agar Gedung Kesenian Nyi Mas Rarasantang dapat kembali difungsikan secara optimal sebagai ruang kreativitas bagi generasi muda dan komunitas seni.
“Kami berharap ada kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota. Mudah-mudahan gedung ini bisa kembali hidup dan dimanfaatkan oleh para pelaku seni budaya di Cirebon,” ungkap Edo. (Agus)














































































































Discussion about this post