KUNINGAN, (FC).- Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Desa Karangkamulyan, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Minggu (5/7).
Ribuan jamaah Muslimat NU se-Kecamatan Ciawigebang menghadiri Yasinan Akbar yang berlangsung khidmat sejak pagi hingga siang hari.
Jamaah dari berbagai desa mulai berdatangan sejak pagi dan memenuhi lokasi kegiatan. Antusiasme tinggi tersebut mencerminkan kuatnya semangat masyarakat dalam menyambut tahun baru Hijriah melalui kegiatan keagamaan yang sarat nilai ibadah dan kebersamaan.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar memohon keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bagi masyarakat serta bangsa.
Selain menjadi agenda keagamaan, Yasinan Akbar juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antaranggota Muslimat NU dari berbagai desa di Kecamatan Ciawigebang. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak mewarnai jalannya acara.
Dalam tausiyahnya, KH. Ali Ghozali menyampaikan materi bertema “Keutamaan Majelis-Majelis Taklim”. Ia menegaskan bahwa majelis taklim memiliki peran penting dalam membentuk akhlak, memperkuat keimanan, serta mempererat ukhuwah Islamiyah.
“Majelis ilmu bukan sekadar tempat belajar agama, tetapi juga ruang untuk memperkuat persaudaraan dan membangun karakter umat yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menghidupkan majelis taklim sebagai sarana meningkatkan keimanan sekaligus menjaga persatuan umat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan masyarakat. Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini diharapkan menjadi momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik serta memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat. (Angga)









































































































Discussion about this post