KUNINGAN, (FC).- Musyawarah Daerah (Musda) II Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Kuningan menjadi ajang evaluasi organisasi sekaligus regenerasi kepemimpinan guna memperkuat peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mendorong pembangunan desa.
Musda bertema “Musda Kedua PABPDSI sebagai Momentum Evaluasi, Konsolidasi, dan Regenerasi Kepemimpinan Organisasi yang Lebih Berkualitas” itu dibuka Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar di Aula Serbaguna Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Sabtu (4/7).
Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan Musda merupakan forum tertinggi organisasi yang tidak hanya bertujuan memilih ketua baru, tetapi juga menjadi sarana mengevaluasi kinerja kepengurusan dan menyusun arah organisasi ke depan.
“Musda bukan hanya soal memilih ketua. Yang terpenting adalah mengevaluasi program yang telah dijalankan, melihat keberhasilan maupun kekurangannya agar organisasi semakin memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat,” ujarnya.
Ia mengapresiasi kinerja PABPDSI Kabupaten Kuningan yang dinilai konsisten memperjuangkan aspirasi anggota BPD melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan, serta penguatan komunikasi dengan pemerintah daerah.
Menurutnya, organisasi yang sehat harus mampu melakukan evaluasi secara terbuka, memperkuat konsolidasi internal, dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak demi mempercepat pembangunan desa.
Sementara itu, Ketua Panitia Musda II PABPDSI Kabupaten Kuningan, Ajat, mengatakan forum tersebut merupakan amanat organisasi yang memiliki sejumlah agenda strategis, mulai dari penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2021–2026, penyusunan program kerja lima tahun mendatang, perumusan rekomendasi organisasi, hingga pemilihan formatur kepengurusan baru.
“Melalui Musda II ini kami berharap lahir berbagai gagasan strategis dan kepemimpinan baru yang mampu membawa PABPDSI Kabupaten Kuningan menjadi organisasi yang semakin solid, maju, dan berwibawa,” katanya.
Musda II diikuti pengurus daerah, pengurus kecamatan, serta perwakilan anggota BPD dari seluruh Kabupaten Kuningan. Dari 32 kepengurusan tingkat kecamatan, sebanyak 27 kecamatan hadir sehingga forum dinyatakan memenuhi kuorum untuk mengambil keputusan organisasi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kuningan Rangga Apriatna, Ketua PABPDSI Jawa Barat Ibnu Katsir, Ketua PABPDSI Kabupaten Kuningan Yayat Apriatna, unsur Forkopimda, para camat, kepala desa, serta anggota BPD se-Kabupaten Kuningan. (Angga)







































































































Discussion about this post