MAJALENGKA, (FC).- Sepasang sejoli asal Kabupaten Cirebon melakukan aksi pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka pada Selasa (23/2) kemarin. Namun aksi pencurian kendaraan bermotornta itu kepergok warga dan berhasil digagalkan.
Kedua pelaku yang nota bene pasangan muda tersebut menjadi bulan bulanan warga setempat, beruntung petugas kepolisian dari Polsek Ligung yang mendapatkan informasi terkait curanmor langsung datang ke TKP dan mengamankan kedua pelaku tersebut.
Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi melalui Kapolsek Ligung, AKP Adam Rohmat Hidayat membenarkan peristiwa tersebut. Adam mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di Blok Kamis RT 007 RW 007, Desa Kedungkencana, Kecamatan Ligung.
“Korban memarkirkan sepeda motornya di pinggir jalan dalam kondisi terkunci ganda, kemudian pergi ke sawah untuk menyemprot tanaman padi,” kata Adam.
Adam memaparkan, sekitar pukul 07.30 WIB, dari jarak kurang lebih 200 meter, korban melihat sepeda motornya dibawa kabur oleh dua orang pelaku yang tidak dikenal. Menyadari hal tersebut, korban langsung berlari ke arah jalan sambil berteriak meminta pertolongan.
Teriakan korban tersebut didengar warga sekitar yang kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku yang mencoba melarikan diri. Sekitar pukul 07.45 WIB, kedua pelaku berhasil dihentikan warga di Blok Mekarasa RT 001 RW 001, Desa Kedungsari, Kecamatan Ligung.
Warga selanjutnya mengamankan pelaku sambil menunggu kedatangan petugas kepolisian.
“Mendapat laporan dari warga, anggota piket bersama Unit Reskrim Polsek Ligung segera mendatangi lokasi dan mengamankan kedua pelaku,” kata Adam.
Dua pelaku yang diamankan masing-masing bernama Mulyana dan Rati. Dari hasil interogasi awal, keduanya mengakui telah melakukan pencurian satu unit sepeda motor milik korban.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materil sekitar Rp23 juta.
Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Polsek Ligung untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Terpisah Econ selaku korban pencurian mengatakan pagi itu Selasa (23/2), dia pergi ke sawah untuk melakukan penyemprotan padi. Namun nahas motor vario miliknya yang di parkir di pinggir jalan raib di curi orang. Beruntung Econ masih sempat melihat motornya dibawa orang yang jaraknya tak begitu jauh.
“Saya kaget motor ada yang bawa, padahal sudah dikunci ganda. Saya berteriak minta tolong warga sekitar, dalam sekejap warga pun yang ada di sekitar TKP berlari mengejar pelaku. Dan Alhamdulillah pelaku berhasil di tangkap warga di Desa Kedungsari yang jaraknya sekitar 2 KM dari TKP. Terkait kerugian di taksir sekitar Rp 20 juta,” ujar Econ, saat di mintai keterangannya, Rabu (24/2).
(Munadi)











































































































Discussion about this post