KUNINGAN, (FC).- Tim UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan berhasil menangkap seekor ular sanca yang ditemukan di kebun warga Desa Kramatwangi, Kecamatan Garawangi, Kamis (26/2). Evakuasi dilakukan setelah adanya laporan masyarakat yang khawatir keberadaan ular tersebut membahayakan warga dan hewan ternak di sekitar lokasi.
Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan Andri Arga Kusumah menjelaskan laporan diterima sekitar pukul 13.55 WIB dari warga bernama Marjuk melalui call center Damkar. Tim langsung diberangkatkan pukul 14.00 WIB dan tiba di lokasi pukul 14.15 WIB.
“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak karena posisi ular berada dekat permukiman dan kandang ayam warga sehingga berpotensi menimbulkan bahaya,” ujarnya.
Proses pencarian dan penangkapan ular dilakukan oleh lima personel piket Regu 1 UPT Damkar dengan waktu penanganan sekitar 45 menit. Medan kebun yang terjal dan berada di dekat aliran sungai menjadi tantangan tersendiri bagi petugas saat proses evakuasi berlangsung.
“Kondisi lokasi cukup sulit karena berada di kebun yang terjal dan berdekatan dengan sungai. Petugas harus ekstra hati-hati agar proses evakuasi berjalan aman tanpa membahayakan personel maupun warga,” jelas Andri.
Ia menambahkan, keberadaan ular sanca yang dekat dengan aktivitas warga berpotensi mengancam keselamatan masyarakat yang beraktivitas di kebun serta memangsa ternak milik warga jika tidak segera ditangani.
Evakuasi berhasil dilakukan tanpa korban jiwa maupun kerugian material. Keberhasilan tersebut menunjukkan kesiapsiagaan Damkar dalam menangani kejadian nonkebakaran sesuai ketentuan Peraturan Daerah Kabupaten Kuningan tentang ketertiban umum dan penanggulangan bahaya kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan satwa liar yang berpotensi membahayakan agar dapat ditangani secara profesional dan aman,” pungkasnya.
Dengan penanganan cepat tersebut, situasi di sekitar kebun warga kembali aman dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal.(Angga)













































































































Discussion about this post