
“Untuk Kota Cirebon sendiri belum ada, dikarenakan masih ada RSD Gunungjati dan RS Pelabuhan,” katanya
Catur Prasetya menambahkan, pihaknya dapat menyelesaikan setidaknya 120 sampel perharinya.
“Demi mempercepat pekerjaan, petugas kami bahkan sampai rela libur hingga pukul 02.00 WIB. Bahkan petugas kami berangkat pada hari libur,” jelasnya.
Data sampel yang datang akan dilakukan tes sebanyak 2 kali. Yang pertama akan dites melalui alat sentrifugal, setelah itu baru di tes secara Polymerase Chain Reaction (PCR).
Catur mengeluhkan dengan jumlah dari alat sentrifugal yang hanya satu unit saja.
Page 2 of 3









































































































Discussion about this post