KOTA CIREBON, (FC).- Program vaksinasi merupakan salah satu langkah atau upaya untuk menekan penyebaran Covid-19. Saat ini Kota Cirebon sendiri sudah melaksanakan kegiatan vaksinasi di berbagai lapisan masyarakat.Â
Namun meskipun demikian, banyak masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi lengkap masih terpapar virus yang menghebohkan dunia satu ini.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Cirebon Edial Sanif mengatakan, masing-masing orang mempunyai reaksi yang berbeda-beda terhadap vaksin yang diberikan.
“Vaksin itu kan virus yang dinonaktifkan dan masing-masing orang akan mempunyai reaksi yang bermacam-macam untuk pembentukan antibodi dari vaksin tersebut,” katanya kepada FC, Selasa (22/6).
Dijelaskannya, terbentuknya antibodi dari vaksin akan efektif jika pola hidup masyarakat sehat dan baik. “Dengan pola hidup yang baik dan makan makanan yang sehat makan antibodi yang dihasilkan dari vaksin juga baik,” jelasnya.Â
Begitupun sebaliknya, jika pola hidup masing-masing masyarakatnya tidak baik dan sehat makan, pembentukan antibodi dari vaksin sendiri tidak optimal.
“Jadi efektifitas vaksin sendiri tergantung kepada pola hidup masing-masing individu, suplay makanan juga harus baik, dan didampingi dengan rajin berolahraga,” paparnya.
Vaksin juga membantu individu agar tidak terkena, kalau pun terkena mungkin dampak dari virus korona sendiri tidak terlalu parah. “Vaksin ini ada manfaatnya, jika pun masyarakat terkena korona maka dampak yang dihasilkan tidak terlalu besar,” tutupnya. (Sakti).Â















































































































Discussion about this post