Kantor Jasa Raharja Cirebon mencatat, angka penyaluran santunan kecelakaan lalu lintas baik yang meninggal dunia maupun luka-luka periode Mei 2020 dibanding periode yang sama tahun 2019 mengalami penurunan 11,20 persen.
Total santunan yang sudah diserahkan Jasa Raharja ini mencapai Rp18,3 miliar (Mei 2020). Sedangkan total penyerahan santunan bulan Mei 2019 besarnya adalah Rp20,3 miliar.
Penurunan ini diakibatkan menurunnya mobilitas para pengguna angkutan umum maupun para pengguna kendaraan di jalan raya. Selama PSBB, banyak angkutan umum yang tidak beroperasi sementara.
“Untuk jumlah santunan meninggal dunia mengalami penurunan sebesar 27,64 persen. Jumlahnya cukup dignifikan. Penurunan ini seiring menurunnya angka kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa para pengguna jalan maupun para penumpang. Sampai dengan Mei 2020 jumlah santunan meninggal dunia ini sebesar Rp9,7 miliar. Sampai Mei 2019 sebesar Rp13,4 miliar,” paparnya.
Dari sisi pendapatan premi Jasa Raharja Cirebon juga mengalami penurunan. Hal ini dipengaruhi banyaknya angkutan umum, khususnya di Cirebon yang tak beroperasi sementara di masa PSBB sejak bulan Maret lalu.
“Di Cirebon sendiri khususnya angkutan umum seperti bus itu banyak yang tidak beroperasi. Kalau dilihat dari sisi operasional memang kami juga memang mengalami penurunan premi,” jelas Harry. (Andriyana)














































































































Discussion about this post