KAB. CIREBON, (FC).- Desa Bode Lor menjadi ikon tersendiri setiap tahunnya, yaitu pada saat perayaan Iduladha. Pasalnya, desa di Kecamatan Plumbon ini dikenal sebagai desa terbanyak yang menyembelih hewan kurban di Kabupaten Cirebon.
Salah satu panitia pelaksana hewan kurban Desa Bode Lor, Beben menuturkan, mengumpulkan hewan kurban merupakan tradisi turun temurun dari zaman dulu.
Hal tersebut menjadi alasan utama Desa Bode Lor dikenal sebagai desa terbanyak yang menyembelih hewan kurban di Kabupaten Cirebon.
“Dari orang tua zaman dulu, mungkin pengen menyatukan kekompakan Desa Bode Lor, supaya masyarakat Bode Lor merasakan daging kurban semuanya, akhirnya dikumpulkan lah seperti ini,” terangnya, Sabtu (9/7).
Beben menjelaskan, keamanahan panitia menjadi faktor utama kepercayaan masyarakat untuk menitipkan hewan kurbannya.
“Alhamdulillah masyarakat menitipkan ke panitia karena selama ini amanah, tidak mengutamakan diri sendiri. Jadi kunci yang paling utama itu kepercayaan dan menjaga kepercayaan itu yang akhirnya bisa seperti ini,” imbuhnya.
Ia melanjutkan, distribusi daging hewan kurban nantinya dikhususkan untuk masyarakat Bode Lor saja, dan tidak ada jatah untuk masyarakat luar Bode Lor.
“Untuk menjaga nama baik Desa Bode Lor, kita tiadakan untuk masyarakat luar Desa Bode Lor. Dulu memang ada, karena ada kejadian setiap tahun membludak, akhirnya ada kejadian yang tidak diinginkan. Akhirnya kami sepakat, di stop aja seperti itunya. Jadi kalau ada yang antri maaf, tidak ada jatah untuk orang luar, karena ini khusus untuk masyarakat Desa Bode Lor,” lanjutnya.
Sampai pukul 16.30 WIB, terpantau sementara ada 75 ekor hewan kurban, diantaranya 21 ekor sapi, dan 54 ekor kambing. Beben mengatakan, jumlah tersebut masih 50% dan dapat bertambah menjelang sholat Ied. (Ahmad/Job/FC)














































































































Discussion about this post